• Rabu, 20 Oktober 2021

Upah di Bawah UMR, Dewan Minta Kesejahteraan Guru Honorer di Kulon Progo Ditingkatkan

- Selasa, 21 September 2021 | 14:41 WIB
Ilustrasi - Guru mengajar muridnya di ruang kelas di SMK Negeri 7 Surabaya, Jawa Timur, Senin (30/8/2021).  ((Antara Jatim/Didik Suhartono))
Ilustrasi - Guru mengajar muridnya di ruang kelas di SMK Negeri 7 Surabaya, Jawa Timur, Senin (30/8/2021). ((Antara Jatim/Didik Suhartono))

KULON PROGO, harianmerapi.com - Jumlah guru honorer di Kulon Progo yang belum mendapatkan honor layak masih cukup banyak.

Karenanya, DPRD Kulon Progo mendorong agar pemerintah setempat lebih memperhatikan kesejahteraan guru honorer dengan menambah intensif bagi mereka.

Anggota Komisi IV DPRD Kulon Progo, Muhtarom Asrori mengatakan, ada 1.275 guru honorer dan tenaga kependidikan di Kulon Progo yang belum mendapatkan gaji layak atau masih di bawah UMR.

Mereka terdiri dari 514 Guru Tidak Tetap (GTT), 298 Guru Tetap Yayasan (GTY), 347 Pegawai Tidak Tetap (PTT) dan 116 Pegawai Tetap Yayasan (PTY).

Baca Juga: Nakes Korban KKB di Kiwirok Mengadu ke Komnas HAM Papua, Butuh Perlindungan

"Sementara yang sama sekali tidak mendapat honor dari anggaran pemerintah ada 1.123 orang, terdiri dari 980 GTT/GTY dan 143 PTT/PTY," kata Muhtarom, Selasa (21/9/2021).

Karenanya, Muhtarom mendorong agar Pemkab Kulon Progo mengalokasikan APBD untuk memberikan upah kepada para guru dan tenaga pendidik yang belum mendapat honor dari pemerintah.

Sementara mereka yang sudah mendapat honor dari APBD namun masih di bawah standar, diharapkan bisa ditambah.

Perhatian terhadap guru honorer dinilai Muhtarom sangat penting mengingat mereka ikut berjuang mencerdaskan bangsa.

Halaman:

Editor: Husein Effendi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Masyarakat Jangan Merasa Sudah Aman dari Covid-19

Jumat, 15 Oktober 2021 | 17:10 WIB

Nelayan Kulon Progo Dimotivasi untuk Terus Melaut

Senin, 11 Oktober 2021 | 15:55 WIB
X