• Minggu, 17 Oktober 2021

KPK Dalami Dugaan Perintah Budhi Sarwono Atur Lelang Proyek di Banjarnegara

- Jumat, 10 September 2021 | 12:56 WIB
Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri.  (Antara/HO-Humas KPK)
Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri. (Antara/HO-Humas KPK)


JAKARTA, harianmerapi.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih mengonfirmasi soal adanya dugaan perintah dari Bupat Banjarnegara Budhi Sarwono menyangkuta pengaturan syarat lelang untuk mengerjakan proyek di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.


Guna keperluan tersebut, penyidik KPK Kamis (9/9/2021) memeriksa saksi, yakni Nursidi Budiono selaku Direktur CV Karya Bhakti. Nursidi dipeiksa dalam kapasitas sebagai saksi untuk tersangka Budhi dan kawan-kawan dalam penyidikan kasus dugaan korupsi turut serta dalam pemborongan, pengadaan atau persewaan di Dinas PUPR Pemkab Banjarnegara Tahun 2017-2018 dan penerimaan gratifikasi.


"Dikonfirmasi antara lain terkait dengan dugaan adanya perintah dari tersangka BS untuk melakukan pengaturan dalam hal persyaratan lelang yang harus memiliki surat rekomendasi/dukungan "ready mix" bagi calon pemenang lelang untuk mengerjakan paket pekerjaan di Kabupaten Banjarnegara pada tahun 2017-2018," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (10/9/2021).

Baca Juga: Polri Limpahkan Aduan ICW Soal Lili Pintauli ke KPK, Karena Dinilai Bukan Ranah Kewenangan Polisi

Selain Nursidi, KPK pada Kamis (9/9) telah memeriksa tiga saksi lainnya untuk tersangka Budhi dan kawan-kawan, yaitu Hadi Suwarno selaku Presiden Direktur PT Adi Wijaya, Siti Rustanti selaku Direktur CV Puri Agung, dan Mistar selaku pengemudi/sopir PT Bumi Rejo.

 

"Para saksi hadir dan tim penyidik masih terus melakukan pendalaman melalui keterangan para saksi tersebut, antara lain terkait harus adanya dukungan dari PT SW (Sambas Wijaya) bagi peserta lelang yang akan mengikuti lelang proyek paket pekerjaan di Kabupaten Banjarnegara pada tahun 2017-2018," ucap Ali.

Adapun pemeriksaan empat saksi tersebut dilakukan di Gedung Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Baca Juga: Gelombang 20 Kartu Prakerja Sudah Dibuka, Ikuti Langkah Ini untuk Mendaftar

KPK pada Jumat (3/9) telah menetapkan Budhi dan Kedy Afandi (KA) sebagai tersangka.

Halaman:

Editor: Hudono

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kasus Korupsi Bupati Muba. KPK Tahan Empat Tersangka

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 23:03 WIB
X