temanggung

Ada 38 penyalahguna narkoba, BNNK Temanggung sediakan fasilitas rehabilitasi

Sabtu, 3 Januari 2026 | 10:19 WIB
Kepala BNNK Temanggung AKBP Sharlin Tjahaja Frimer Arie (HARIAN MERAPI-Arif Zaini arrosyid)


HARIAN MERAPI – Sepanjang 2025, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Temanggung telah merehabilitasi penyalahgunaan narkoba sebanyak 38 orang. Target, mereka dapat sembuh dan kembali beraktivitas untuk kegiatan positif dan produktif.

Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Temanggung, AKBP Sharlin Tjahaja Frimer Arie mengatakan 38 penyalahguna narkoba yang direhabilitasi telah mendapat asesmen dari tim medik.

Ia menegaskan, kelompok usia muda masih menjadi prioritas penanganan.
“Dari total 38 orang yang kami fasilitasi rehabilitasi, 27 di antaranya berusia di bawah 18 tahun. Ini menjadi alarm bahwa narkoba masih mengintai generasi produktif kita,” kata saat dikonfirmasi di kantor BNNK Temanggung, Sabtu (3/1/2026).

Baca Juga: Membangun ketahanan keluarga dalam perspektif Islam

Berdasarkan latar belakang pekerjaan, AKBP Sharlin memaparkan 28 orang merupakan pelajar atau mahasiswa, 3 orang wiraswasta, 6 orang dari sektor swasta, serta 1 orang dari kelompok tidak bekerja.

Sementara dari pendidikan terakhir, data menunjukkan 19 orang lulusan SD/MI, 12 orang lulusan SMP/MTs, 6 orang lulusan SMA/SMK/MAN, dan 1 orang lulusan D3/S1.

“Dominasi pelajar dan usia di bawah 18 tahun menunjukkan bahwa upaya pencegahan harus semakin masif masuk ke ruang-ruang sekolah, keluarga, dan lingkungan pergaulan anak muda,” kata dia.

Dia nengatakan dalam pelaksanaan rehabilitasi, BNNK Temanggung menjalin kolaborasi dengan berbagai lembaga. Dari unsur pemerintah, RSUD Temanggung menjadi mitra utama, sedangkan dari komponen masyarakat, RSU PKU Muhammadiyah Temanggung turut mendukung.

Baca Juga: Kajian NgaSSo: Tafsir Al-Baqarah 97-103 dari Al-Ibriz, Jamaah Bahas Sihir dan Penguatan Tauhid

Selain itu, lanjutnya, terdapat 3 lembaga rujukan lain yang bekerja sama, yakni RSJ Prof. Dr. Soerojo Magelang, Rehabilitasi Terpadu Kartini Temanggung, dan Balai Besar Rehabilitasi BNN Lido, Bogor.

“Rehabilitasi bukan sekadar memulihkan, tetapi memberi masa depan baru. Kami membuka ruang kedua bagi mereka untuk bangkit, dengan dukungan lintas lembaga dan pendampingan berkelanjutan,” kata AKBP Sharlin. *

Tags

Terkini

17 ribu Siswa di Temanggung ikuti TKA

Jumat, 10 April 2026 | 07:51 WIB

Mbah Konil ditemukan meninggal di Kali Gondok

Selasa, 7 April 2026 | 05:53 WIB