jawa-tengah

Salut! Seorang Polisi di Salatiga Jawa Tengah Rela Tunda Berangkat Haji, Tabungan untuk Dirikan TPA

Selasa, 14 Januari 2025 | 14:15 WIB
TPA Prabu Krisna yang didirikan Ipda Bakti Nurcahyo anggota Polres Salatiga. (Dok Humas Polres Salatiga)

HARIAN MERAPI- Keprihatinan seorang anggota Polri terhadap minimnya pendidikan agama di lingkungan tempat tinggalnya melahirkan inspirasi tesendiri bagi Inspektur Polisi Dua (IPDA) Bakti Nurcahyo.

Perwira Unit Identifikasi Satreskrim Polres Salatiga, rela mengorbankan tabungan hajinya demi mendirikan Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) di desanya, Medayu, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang.

Sosok polisi Polres Salatiga yang baru saja lulus dari Pendidikan PAG (Perwira Alih Golongan) ini dikenal ramah, disiplin, dan selalu dekat dengan masyarakat, baik di tempat kerja maupun di lingkungannya.

Baca Juga: KAI Daop 6 Yogyakarta Hadirkan Jadwal Kereta Tambahan untuk Libur Panjang Januari 2025, Ini Rinciannya

“Dulu, setiap sore hingga malam, masjid di sini ramai dengan anak-anak mengaji. Tapi belakangan, pemandangan itu hilang,” tutur IPDA Bakti saat ditemui di rumahnya.

Kenangan masa kecil itu menyadarkannya akan pentingnya pendidikan agama.

Bersama istrinya, ia mengambil keputusan besar: menunda pendaftaran haji mereka dan menggunakan tabungan tersebut untuk membangun TPA yang diberi nama Prabu Kresna.

Pada Mei 2012, TPA Prabu Kresna resmi dibuka. Awalnya, hanya beberapa anak yang datang, namun seiring waktu dan ketulusan IPDA Bakti dan istrinya, jumlah siswa terus bertambah.

Baca Juga: Kurator: Keluarga Pemilik Ikut Tagih Utang Rp1,2 Triliun ke PT Sritex

Kini, lebih dari 70 anak dari berbagai usia, mulai dari balita hingga remaja, rutin belajar mengaji di TPA yang tersebut.

"Alhamdulillah, sekarang ada empat guru ngaji yang membantu kami, bahkan ada mahasiswa UIN Salatiga yang ikut mengajar sepulang kuliah,” ujar IPDA Bakti.

Meski gaji guru ngaji bersumber dari penghasilannya sebagai Polisi, IPDA Bakti mengaku bahwa para pengajar melakukannya dengan penuh keikhlasan.

Baca Juga: Kuota Haji DIY 1446 Hijriah Sebanyak 3.147 Orang

“Mereka hanya ingin masa depan anak-anak di sini lebih baik,” katanya.

Halaman:

Tags

Terkini

Muscab PKB Pati kirim tujuh nama ke DPP

Jumat, 17 April 2026 | 13:01 WIB