Buruh MTG Sleman Tuding Perusahaan Abaikan Keadilan Pesangon, Ini Alasannya

photo author
Yusron Mustaqim, Harian Merapi
- Sabtu, 18 April 2026 | 09:00 WIB
Para buruh PT MTG saat menyatakan saat mengikuti mediasi tripartite yang tak dihadiri direksi maupun pihak perusahaan.  (Yusron Mustaqim)
Para buruh PT MTG saat menyatakan saat mengikuti mediasi tripartite yang tak dihadiri direksi maupun pihak perusahaan. (Yusron Mustaqim)

Namun demikian, pihak buruh menegaskan akan terus memperjuangkan hak mereka hingga ke tingkat yang lebih tinggi, termasuk melibatkan DPRD hingga pemerintah provinsi jika diperlukan.

"Kami siap berjuang. Ini bukan hanya soal pekerjaan, tapi tentang martabat dan keadilan bagi pekerja yang telah mengabdi puluhan tahun,” pungkas Waljito.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sleman, Dra Epiphana Kristiyani MM, menyatakan bahwa mediasi tetap dilanjutkan sesuai mekanisme yang ada, meski tanpa kehadiran pihak perusahaan.

“Mediasi ini merupakan bagian dari kesepakatan bersama. Kami berharap tetap ada progres positif dari proses ini,” ujarnya saat membuka forum.

Baca Juga: Eksekusi rumah di Sorosutan mendadak tertunda, GeBUKK klaim perjuangan berbuah hasil

Ia menambahkan, pemerintah daerah akan terus memfasilitasi dialog antara buruh dan manajemen guna mencari solusi yang adil bagi kedua belah pihak. *

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Husein Effendi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X