HARIAN MERAPI - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Sukoharjo menerjunkan tim tambal jalan bertugas keliling wilayah melakukan penambalan kerusakan jalan dampak curah hujan tinggi.
Perbaikan dilakukan bersifat sementara menggunakan aspal demi kelancaran dan kenyamanan masyarakat saat berkendara. Perbaikan secara permanen dilakukan menunggu proses perencanaan dan lelang selesai.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Sukoharjo Bowo Sutopo Dwi Atmojo, Minggu (18/1/2026) mengatakan, DPUPR Sukoharjo secara rutin menerjunkan tim tambal jalan melakukan pemeliharaan infrastruktur yang mengalami kerusakan disejumlah wilayah.
Tim tersebut semakin diintensifkan keliling wilayah melakukan penambalan dengan sasaran jalan rusak seperti berlubang menggunakan aspal. Perbaikan tersebut bersifat sementara dengan tujuan jalan tetap bisa digunakan masyarakat lebih aman dan nyaman saat berkendara mengunakan kendaraan bermotor.
Baca Juga: Ini pentingnya pencegahan penyakit saat hujan dan banjir, ikuti saran dokter berikut ini
Kerusakan jalan sekarang terjadi karena tingginya curah hujan. Selain itu volume kendaraan yang melintas juga tinggi. Kondisi tersebut sering dikeluhkan masyarakat karena jalan berlubang sangat berbahaya.
Penambalan jalan dilakukan DPUPR Sukoharjo hampir setiap hari dibeberapa titik seperti dikeluhkan masyarakat. Salah satunya di wilayah Kecamatan Kartasura. Petugas sudah melakukan perbaikan sementara menutup lubang jalan mengunakan aspal.
"DPUPR Sukoharjo sudah menerjunkan tim tambal jalan keliling wilayah melakukan pemeliharaan perbaikan dengan sasaran jalan rusak berlubang. Penyebab kerusakan karena curah hujan tinggi dimana genangan air dan volume lalu lintas kendaraan yang tinggi mempercepat kerusakan aspal jalan. Sekarang sudah ditambal menggunakan aspal lagi," ujarnya.
Bowo menjelaskan, tim tambal jalan hanya melakukan penambalan mengunakan aspal di jalan aspal yang rusak. Sedangkan kondisi jalan cor beton di wilayah Kabupaten Sukoharjo saat ini dalam keadaan baik dan layak digunakan.
Baca Juga: Info BMKG! Mayoritas wilayah Indonesia diguyur hujan pada hari ini, Jogja hujan sedang
"Hanya penambalan aspal saja. Untuk jalan cor beton semua dalam keadaan baik dan layak. Tidak ada kerusakan dampak curah hujan tinggi," lanjutnya.
DPUPR Sukoharjo pada tahun 2026 ini mendapat tugas mengerjakan tujuh dari total sepuluh program strategis daerah Pemkab Sukoharjo. Proyek yang dikerjakan berupa pembangunan masjid, jalan, saluran drainase dan jembatan.
Bowo mengatakan, Pemkab Sukoharjo sudah melaksanakan perencanaan program strategis daerah yang akan dijalankan di tahun 2026. Total ada sepuluh proyek disiapkan. Tujuh diantaranya menjadi tugas dan tanggungjawab DPUPR Sukoharjo.
Sebanyak tujuh program strategis daerah 2026 yang akan dikerjakan DPUPR Sukoharjo yakni, Pembangunan Masjid di Kawasan Eks Terminal Kartasura oleh DPUPR, Peningkatan Jalan Tanjunganom - Daleman oleh DPUPR, Peningkatan Jalan Adi Sumarmo oleh DPUPR, Peningkatan Jalan Tawangsari-Pojok oleh DPUPR, Peningkatan Jalan Ambil-ambil Tanjung oleh DPUPR, Rehabilitasi Saluran Drainase Jalan Bekonang-Mojo oleh DPUPR dan Rehabilitasi Jembatan Sayegan (Calen – Sonorejo) oleh DPUPR.
Baca Juga: Begini cara mengendalikan obesitas lewat pendekatan medis berbasis terapi