HARIAN MERAPI - Polres Sukoharjo menggelar Apel Kesiapan Pengamanan Arus Balik Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026 di Lapangan Presisi Polres Sukoharjo, Jumat (2/1/2026). Apel dipimpin langsung oleh Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo, S.H., S.I.K.
Apel diikuti Wakapolres Sukoharjo Kompol Pariastutik, S.H., para Pejabat Utama (PJU) Polres Sukoharjo, personel Polres Sukoharjo, serta perwakilan Polsek jajaran.
Sebanyak ratusan personel diterjunkan, terdiri dari unsur MOK, Satgas Preemtif, Preventif, Kamseltibcarlantas, Gakkum, Humas, Banops, hingga personel non-sprin Operasi Lilin Candi.
Baca Juga: Polresta Sleman dalami Dugaan keributan jukir dan pengemudi layanan antar di Condongcatur
Dalam arahannya, Kapolres Sukoharjo menyampaikan bahwa meski perayaan Tahun Baru 2026 telah dilalui dengan aman dan kondusif, tugas kepolisian belum selesai. Menurutnya, fase arus balik menjadi periode krusial karena tingginya mobilitas masyarakat yang kembali ke daerah asal.
“Alhamdulillah situasi kamtibmas selama perayaan Tahun Baru berjalan aman dan kondusif. Ini berkat kerja keras seluruh personel yang bersinergi sesuai tugas masing-masing,” kata AKBP Anggaito.
Kapolres menegaskan bahwa Kabupaten Sukoharjo memiliki posisi strategis sebagai jalur penyangga dan perlintasan utama menuju Tol Solo–Ngawi, Solo–Semarang, serta jalur arteri ke Wonogiri, Yogyakarta, dan Kota Solo. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan lonjakan volume kendaraan yang harus dikelola secara optimal.
Selain itu, Kapolres juga mengingatkan meningkatnya aktivitas masyarakat selama libur panjang di sejumlah titik keramaian seperti tempat wisata dan pusat perbelanjaan. Oleh karena itu, ia meminta peningkatan langkah preemtif dan preventif guna mencegah gangguan kamtibmas.
Baca Juga: Jujur kepada diri sendiri langkah awal menuju ketenangan hati
Perhatian khusus juga diberikan pada angka kecelakaan lalu lintas yang tercatat meningkat selama Operasi Lilin.
Ditambah dengan kondisi cuaca yang tidak menentu di musim penghujan, Kapolres meminta para Kapolsek dan PJU untuk aktif memantau wilayah serta mengantisipasi potensi bencana, termasuk meningkatnya debit air sungai seperti Bengawan Solo.
“Lakukan pengecekan sungai di wilayah masing-masing dan bersihkan sampah agar aliran air tetap lancar,” ujarnya.
Kapolres menekankan pentingnya kehadiran personel di titik rawan kemacetan dan kecelakaan, respon cepat terhadap setiap kejadian di lapangan, serta penguatan sinergi lintas instansi dengan TNI, Dishub, Satpol PP, dan relawan.
Baca Juga: Melalui BRILink Agen, Peni Prayekti Bangun Usaha dan Ciptakan Lapangan Kerja di Banjarnegara
Menutup arahannya, AKBP Anggaito mengingatkan personel untuk menjaga kesehatan, menghindari pelanggaran, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.