HARIAN MERAPI – Upaya pencegahan cyberbullying di kalangan pelajar terus mendapat perhatian. Salah satunya melalui implementasi literasi digital sikomhati.id di SMK Negeri 1 Yogyakarta.
Program ini mendapat dukungan penuh dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) DIY.
Dalam kunjungan kerjanya, Rabu (27/8/2025), Kepala Dinas Dikpora DIY, Drs Suhirman MPd disambut hangat Kepala Sekolah SMK N 1 Yogyakarta Sri Winarsih SPd MP, para wakil kepala sekolah, tim Balai Teknologi Pendidikan Yogyakarta, serta tim UPN 'Veteran' Yogyakarta yang dipimpin Prof Dr Puji Lestari MSi.
Saat itu, sebanyak 144 siswa tengah mengikuti pelatihan literasi digital berbasis sikomhati.id. Pelatihan ini fokus pada penguatan komunikasi hati sebagai upaya mencegah perundungan siber.
Baca Juga: Sri Mulyani minta maaf usai rumahnya dijarah massa, ini janjinya untuk melakukan perbaikan
“Penguatan literasi digital merupakan langkah nyata untuk melindungi siswa dari dampak negatif dunia maya. Saya sangat mendukung program Sikomhati,” tegas Suhirman saat berdialog di ruang tamu sekolah.
Prof Puji Lestari, pencetus Teori Komunikasi Hati, menjelaskan konsep-konsep penting dalam membangun kesadaran diri dan sikap positif.
Teori ini menekankan lima hal utama yakni 'olah pikir' (mengarah pada hal positif), 'olah rasa' (mengubah emosi negatif menjadi energi baik), 'kelola sampah hati' (melepaskan iri, benci, dendam), 'simpati' dan 'empati'. Kombinasi ini diyakini menghasilkan pribadi yang damai dan bahagia.
“Rumus sederhananya, olah pikir dan olah rasa, membuang sampah hati kemudian disertai simpati dan empati maka tercapailah damai bahagia," ucap Prof Puji.
Diyakini, jika hati damai, perilaku pun baik, menjadi kebiasaan baik, dan akhirnya membawa kehidupan yang baik. Dalam kesempatan ini, Prof Puji membagikan buku Teori Komunikasi Hati dalam bentuk cetak dan digital kepada siswa dan guru. e-book dapat diunduh di google dengan kata kunci Teori Komunikasi Hati Puji Lestari atau link https://eprints.upnyk.ac.id/36466/2/BUKU%20TEORI%20KOMUNIKASI%20HATI.pdf.
Puji Lestari mengembangkan teori tersebut melalui riset literasi digital komunikasi hati di beberapa sekolah Smart School di DIY dengan didukung dana dari Kementerian Pendidikan melalui hibah kompetisi penelitian terapan DRTPM tahun 2024-2025.
Puji ingin membagikan ilmu pengetahuannya untuk memotivasi para peserta agar menerapkan komunikasi hati dalam kehidupan sehari-hari.
Implementasi teori komunikasi hati ini pun telah dirasakan Puji Lestari melalui perjalanan kehidupannya sejak kecil di desa hingga bekerja dan meraih gelar profesor di UPN 'Veteran' Yogyakarta serta menjalankan tugas sebagai asesor di beberapa perguruan tinggi di Indonesia.
Program sikomhati.id yang tengah diuji coba di lima sekolah Smart School DIY ini memadukan teknologi digital dengan pembentukan karakter.