Berapa lama idealnya ibu menyusui bayinya, ini penjelasan dokter anak

photo author
Hudono, Harian Merapi
- Senin, 8 Januari 2024 | 10:30 WIB
Dokter anak subspesialis neonatologi yang juga pengurus Ikatan Dokter Anak Indonesia dr. Rosalina Dewi Roeslani, Sp.A(K), dalam simposium bertema:  (ANTARA/Lia Wanadriani Santosa)
Dokter anak subspesialis neonatologi yang juga pengurus Ikatan Dokter Anak Indonesia dr. Rosalina Dewi Roeslani, Sp.A(K), dalam simposium bertema: (ANTARA/Lia Wanadriani Santosa)



HARIAN MERAPI - Berapa lama idealnya seorang ibu menyusui bayinya ? Ikuti petunjuk dokter anak subspesialis neonatologi.


Jangan sampai ibu terlalu lama menyusui bayinya sampai satu jam hingga tertidur-tidur.


Dokter anak subspesialis neonatologi dari Ikatan Dokter Anak Indonesia dr. Rosalina Dewi Roeslani, Sp.A(K), memberi tips ideal ibu menyusui bayinya.

Baca Juga: Waspadai politik uang online, ini modusnya


Ia berpendapat menyusui cukup dilakukan selama 15-30 menit untuk satu sisi payudara karena bila sampai satu jam artinya menyusui belum efektif.

"Jangan sampai satu jam, itu artinya bayinya tidur-tidur, artinya menyusui belum efektif," ujar Rosalina dalam diskusi panel dan simposium bertema: "Breastfeeding is Here: Dukungan menyusui Sejak Masa Kehamilan" di Jakarta, Minggu.

Menurut Rosalina, pada lima menit pertama menyusui, komponen zat gizi yang dikeluarkan melalui ASI untuk bayi adalah karbohidrat dan protein. Sementara lemak yang dapat membuat bayi merasa kenyang baru keluar pada lima menit terakhir atau menit ke-15.

Baca Juga: BPR Wijaya Kusuma Madiun Dilikuidasi, LPS Siapkan Pembayaran Simpanan Nasabah

"Jadi, kalau (payudara) kiri baru keluar protein, karbohidrat, pindahin ke (payudara) kanan dapat protein dan karbohidrat lagi, lemaknya tidak dapat. Anaknya menangis terus lapar," kata Rosalina.


Para ibu, imbuh dia, juga harus memastikan satu sisi payudaranya kosong sebelum berpindah ke sisi lainnya, yang ditandai mengempis dari yang semula kencang. Namun, biasanya bayi merasa cukup menyusu dari satu sisi payudara dalam sekali menyusu.

"Kalau bayinya masih mau (bisa pindah ke sisi payudara lain). Biasanya bayi-bayi satu payudara cukup, sekali menyusui," kata Rosalina.

Rosalina mengingatkan bahwa menyusui merupakan proses belajar khususnya bagi wanita yang baru pertama kali mengalaminya.

Baca Juga: Prabowo: Prestasi Kemhan Sangat Jelas di Bawah Kepemimpinan Saya

Ada berbagai hal yang berperan dalam kesuksesan seorang ibu memberikan ASI pada bayi termasuk cara pemberiannya. Cara memberikan ASI yang benar bisa membantu berat badan bayi bertambah.

"Dalam 3 bulan pertama, dalam sebulannya bisa naik 1 kilogram. Kalau cara pemberian ASI-nya benar," kata Rosalina.

Berbicara berat badan normal, bayi pada lima hari pertama sejak kelahirannya memiliki bobot 10 persen lebih rendah dibandingkan saat lahir. Rosalina mencontohkan, bila seorang bayi lahir dengan berat 3 kilogram, maka saat dia berusia lima hari, bobotnya menjadi 2,7 kilogram.

Baca Juga: Anies Tegaskan Jangan Kompromi dalam Urusan Etika

Tetapi, pada hari ketujuh, dia harus kembali ke berat lahir dan selanjutnya berat badannya diharapkan naik sesuai grafik berat badan.

"Kalau dia belum balik ke berat lahir, itu adalah PR (pekerjaan rumah) untuk kita, bagaimana cara menyusui yang benar sehingga berat badannya sesuai dengan grafik berat badan," kata Rosalina.*

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hudono

Sumber: ANTARA

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X