Sosok Tinggi Besar Berwarna Hitam Itu Membuntuti Sampai Kampung Halaman

- Jumat, 30 Juli 2021 | 11:30 WIB
Sosok tinggi besar hitam itu membuntuti terus, hingga Fandy merasa tidak tenang. (Pramono Estu)
Sosok tinggi besar hitam itu membuntuti terus, hingga Fandy merasa tidak tenang. (Pramono Estu)


FANDY diajak bekerja oleh pamannya di Jakarta. Pamannya kebetulan memiliki kerabat yang punya rumah makan padang. Karena orangnya sangat bersih, maka dia ditempatkan di dapur. Namun, pemilik rumah makan itu tidak menyediakan mess untuk orang perantauan seperti dia. Jadi setelah lewat jam 12 malam, dia memutuskan untuk tidur di ruang VIP, semacam ruang khusus yang ber-AC.

Untuk berjaga-jaga, malam itu dia sengaja tidak menutup pintu ruangan sepenuhnya, supaya kalau ada yang tidak beres bisa segera keluar dan mencari pertolongan. Jujur saja sebenarnya dia agak sedikit takut karena sendirian di ruangan itu dan dia tidak terbiasa tidur dengan lampu menyala.

Akhirnya dia pun terlelap karena saking lelahnya bekerja seharian. Di tengah-tengah tidur, tiba-tiba dia merasa ada yang menarik tangannya. Setelah mengumpulkan nyawa dan mengerjap-ngerjapkan mata, barulah dia sadar kalau yang menariknya itu adalah sosok tinggi yang berwarna hitam dan besar. Dia pun hanya bisa pasrah dan berdoa sebisa mungkin sampai sosok itu melepaskannya.

Baca Juga: Dikonsumsi Secara Rutin, Pare akan Mampu Lumpuhkan Tekanan Darah Tinggi dan Demam

Awalnya dia tidak berani menceritakan kejadian itu. Tapi sampai hari berlanjut, dia masih saja diganggu oleh sosok hitam tinggi besar itu hingga berkali-kali. Tidak tahan, akhirnya dia bilang pada salah seorang teman. Ya katanya memang betul, ada yang sering mengganggu. Tapi tidak usah terlalu dipikirkan, mungkin cuma ingin berkenalan.

Sejak itu, Fandy sudah terbiasa dengan keadaan dan mulai jarang diganggu. Dan setelah beberapa bulan bekerja, dia meminta izin untuk pulang kampung ke Semarang. Si pemilik rumah makan mengizinkan. Sesampainya di rumah, dia langsung masuk kamar dan rebahan. Tak tahunya dia kebablasan tidur hingga larut malam.

Baca Juga: Muslim yang Selalu Berperilaku Jujur akan Diberikan Hak-hak Istimewa oleh Allah SWT

Anehnya, kejadian itu terulang. Sosok tinggi hitam besar itu datang dan menarik-narik tangannya. Dia ingin berteriak tapi tidak bisa dan hanya sanggup membaca Ayat Kursi dalam hati sampai tertidur lagi. Esoknya saat bangun, dia kembali berpikir, apakah sosok hitam itu membuntutinya? (Dikisahkan oleh: Reni Asih Widiyastuti)



 

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Tags

Terkini

X