• Sabtu, 4 Desember 2021

Badan POM Lestarikan Jamu Nusantara, Terdapat 32.013 Ramuan Pengobatan Tradisional

- Jumat, 8 Oktober 2021 | 12:15 WIB
Ibu-ibu PKK di Temanggung Jawa Tengah mendapat pelatihan meramu minuman trasidional, sebagai bagian dari pelestarian jamu nusantara. (Zaini Arrosyid)
Ibu-ibu PKK di Temanggung Jawa Tengah mendapat pelatihan meramu minuman trasidional, sebagai bagian dari pelestarian jamu nusantara. (Zaini Arrosyid)

JAKARTA, harianmerapi.com – Badan POM terus lestarikan jamu nusantara melalui pembinaan dan pendampingan pada UMKM dalam perizinan produk demi pemenuhan regulasi dan jaminan keamanan, khasiat, dan mutu produknya.

" Pencatatan ramuan etnomedisin juga dilakukan karena merupakan hal penting yang harus dilakukan sebagai data bukti Keamanan Jamu Nusantara secara empiris," kata Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetik, Reri Indriani sebagaimana dilansir pom.go.id.

BPOM menggelar 'Webinar Mengenal Jamu Nusantara: Eksplorasi Obat Tradisional Berbahan Alam Indonesia,' beberapa waktu lalu sebagai langkah untuk pelestarian jamu nusantara.

Baca Juga: Ayam Kampung Jadi Sumber Pangan Menyehatkan

Dia mengatakan Indonesia terkenal akan kekayaan tanaman obat dan ramuan jamu dari berbagai suku bangsa yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Berdasarkan data Riset Tumbuhan Obat dan Jamu (RISTOJA) oleh Kementerian Kesehatan RI pada tahun 2012, 2015, dan 2017, terdapat 32.013 ramuan pengobatan tradisional dan 2.848 spesies tumbuhan yang telah teridentifikasi sebagai tumbuhan bahan obat tradisional.

" Hal inilah yang kemudian membuat Indonesia memiliki banyak ciri khas kearifan lokal yang berbeda antar daerah," kata dia.

Baca Juga: Seleksi Guru PPPK, Nadiem Sebut Panselnas Berikan Afirmasi Tambahan

Menurutnya jamu selaku kearifan lokal serta cerminan budaya bangsa Indonesia merupakan warisan yang bernilai tinggi, sehingga perlu dijaga dan dilestarikan.

Di samping itu, jamu merupakan salah satu bentuk transformasi nilai tambah rempah, yang dapat meningkatkan derajat kesehatan penggunanya serta berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi.

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Tags

Terkini

Minum Kopi Tanpa Gula, Merontokkan Lemak dalam Tubuh

Jumat, 3 Desember 2021 | 14:22 WIB

Ini Beberapa Opsi Terapi Kanker Paru Menurut Spesialis

Jumat, 26 November 2021 | 20:50 WIB

Ini Bahaya Pancaran Sinar Biru Bagi Kulit Manusia

Sabtu, 20 November 2021 | 16:45 WIB

Asam Lambung Naik, Kenali Penyebabnya

Jumat, 19 November 2021 | 11:15 WIB
X