• Minggu, 3 Juli 2022

Dipimpin Bitcoin, Uang Kripto Catat Arus Masuk Minggu Keenam Secara Beruntun

- Selasa, 28 September 2021 | 07:43 WIB
Foto Dokumen: Representasi mata uang kripto Bitcoin, Ethereum, DogeCoin, Ripple, Litecoin ditempatkan pada motherboard PC dalam ilustrasi ini yang diambil, 29 Juni 2021. (ANTARA/REUTERS/Dado Ruvic/Ilustrasi)
Foto Dokumen: Representasi mata uang kripto Bitcoin, Ethereum, DogeCoin, Ripple, Litecoin ditempatkan pada motherboard PC dalam ilustrasi ini yang diambil, 29 Juni 2021. (ANTARA/REUTERS/Dado Ruvic/Ilustrasi)

NEW YORK, harianmerapi.com - Data dari manajer aset digital CoinShares, Senin (27/9/2021) menunjukkan produk dan dana investasi mata uang kripto membukukan arus masuk selama enam minggu berturut-turut, karena investor melihat tantangan peraturan baru-baru ini di sektor tersebut sebagai peluang membeli.

Arus masuk ke sektor itu mencapai 95 juta dolar AS minggu lalu, dipimpin investasi dalam Bitcoin sebesar 50,2 juta dolar AS, menurut data CoinShares per 24 September. Selama enam minggu terakhir, arus masuk kripto berjumlah 320 juta dolar AS. Untuk 2021, arus masuk mencapai 6 miliar dolar AS.

Bitcoin menanggung beban sentimen negatif investor dalam dua kuartal terakhir. Arus masuk minggu lalu hanyalah minggu keempat arus masuk dari 17 minggu terakhir. Sejauh tahun ini, arus masuk ke Bitcoin tetap kuat di 4,3 miliar dolar AS.

Baca Juga: Cegah Penyakit Rabies, Digelar Vaksinasi Gratis untuk Anjing

Pada Jumat (24/9), regulator China yang paling kuat mengintensifkan tindakan keras terhadap mata uang kripto dengan larangan menyeluruh pada semua transaksi dan penambangan kripto, memukul Bitcoin dan koin utama lainnya serta menekan saham-saham terkait kripto dan blockchain.

Tetapi para analis mengatakan investor pada Senin (27/9) tampaknya mengabaikan berita tersebut.

“Sekali lagi kami melihat beberapa ketahanan nyata dalam Bitcoin, yang pada satu tahap mendorongnya ke 40.000 dolar AS,” kata Craig Erlam, analis pasar senior di OANDA di London.

Baca Juga: Jalur Olahraga Hutan Wisata Tinjomoyo Mulai Dibuka Pemkot Semarang

Bitcoin terakhir turun 0,2 persen pada 43.108 dolar AS.

Penyedia data Blockchain Glassnode, dalam catatan penelitian terbarunya pada Senin (27/9), menunjuk pada “pemanfaatan yang relatif rendah” dari ruang blok Bitcoin, yang dapat menjadi sinyal bearish dan bullish.

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tips bagi Pelaku UMKM yang Akan Go Digital...

Minggu, 26 Juni 2022 | 12:30 WIB
X