Pertamina lakukan pencatatan transaksi elpiji 3 kg gelombang terakhir di Jateng dan DIY, termasuk Bantul dan S

photo author
Widyo Suprayogi, Harian Merapi
- Jumat, 30 Juni 2023 | 18:25 WIB
Elpiji 3 kilogram.  (ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif)
Elpiji 3 kilogram. (ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif)

HARIAN MERAPI - PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah melanjutkan program pendataan dan pencocokan data konsumen elpiji ukuran 3 kilogram.

Selain itu, PT Pertamina Niaga juga melakukan pencatatan transaksi elpiji 3 kg gelombang terakhir di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

"Mulai Juli 2023, dilaksanakan pendataan dan pencocokan data konsumen elpiji ukuran 3 kilogram di 10 kabupaten/kota di Jateng-DIY," kata Area Manager Communication, Relations, & Corporate Social Responsibility (CSR) Regional Jawa Bagian Tengah PT Pertamina Patra Niaga Brasto Galih Nugroho melalui rilis yang diterima di Demak, Jateng, Jumat (30/6/2023).

Baca Juga: Tradisi Grebeg Besar sebagai upaya pelestarian dan pengembangan kebudayaan di DIY

Sepuluh kabupaten/kota yang menjadi sasaran tersebut, yakni di Kabupaten Demak, Pati, Grobogan, Banyumas, Brebes, Klaten, Pemalang, Semarang, Bantul, dan Sleman.

Ia mengungkapkan pencocokan data per 1 Juli 2023 dilakukan secara bertahap dan berkala di seluruh pangkalan resmi Pertamina Patra Niaga di 10 kabupaten tersebut.

"Pendataan dan pencocokan data tersebut sudah diimplementasikan secara bertahap di seluruh kota dan kabupaten di Jateng dan DIY sejak April 2023, kecuali 10 kabupaten di Jateng dan DIY tersebut yang akan dimulai per Juli 2023," imbuhnya.

Baca Juga: Panda Nababan sebut anak ingusan, Gibran Rakabuming tanggapi santai

Brasto mengungkapkan bahwa kebijakan ini mendukung dan menindaklanjuti Keputusan Menteri ESDM No. 37. 37.K/MG.05/MEM.M/2023 tanggal 27 Februari 2023 tentang Petunjuk Teknis Pendistribusian Isi Ulang LPG Tertentu Tepat Sasaran dan Keputusan Dirjen Migas Nomor 99.K/MG.05/DJM/2023 tanggal 28 Februari 2023 tentang Penahapan Wilayah dan Waktu Pelaksanaan Pendistribusian Isi Ulang LPG Tertentu Tepat Sasaran.

"Tujuan dilaksanakannya program ini adalah untuk penyaluran elpiji 3 kg bersubsidi yang lebih transparan dan tepat sasaran," ujarnya.

Brasto menyebutkan bahwa Pertamina juga melakukan skema transaksi pencocokan data di pangkalan resmi. Pencocokan data digital akan membantu pencatatan di pangkalan sehingga penyaluran elpiji 3 kg lebih akuntabel ataupun transparan.

Pencocokan data konsumen rumah tangga dan usaha mikro dilakukan pada sub penyalur atau pangkalan resmi elpiji 3 kg tanpa perlu penggunaan atau memiliki smartphone atau gadget milik konsumen. Pencocokan data disinergikan dengan data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE).

Baca Juga: Diduga Sopir Mengantuk, Truk Terguling di Patuk Gunungkidul Akibatnya Ratusan Ekor Ayam Mati

"Jika NIK KTP dan Kartu Keluarga (KK) sudah terdata di P3KE dan datanya cocok, konsumen bisa langsung bertransaksi pembelian elpiji 3 kg di sub penyalur atau pangkalan resmi. Namun jika belum terdata, konsumen dapat mendaftarkan NIK KTP dan KK di sub penyalur atau pangkalan resmi dengan pendaftaran hanya dilakukan sekali," terangnya.

Dengan penerapan di 10 kabupaten tersebut per Juli 2023 di Jawa Tengah dan DIY, program ini telah seluruhnya berjalan di wilayah Regional Jawa Bagian Tengah PT Pertamina Patra Niaga yang mencakup Jawa Tengah dan DIY.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Widyo Suprayogi

Sumber: ANTARA

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X