Sleman Temple Run 2024 akan diikuti 1.000 pelari, 18 peserta asing dari 15 negara sudah mendaftar

photo author
Widyo Suprayogi, Harian Merapi
- Minggu, 28 Juli 2024 | 14:55 WIB
Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa turut berpartisipasi pada kegiatan "Sleman Temple Run #8" yang diselenggarakan Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman dengan start dan finish di kawasan Candi Banyunibo Bokoharjo Prambanan, Minggu (5/11/2023).  (ANTARA/HO-Bagian Prokopim Setda Sleman )
Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa turut berpartisipasi pada kegiatan "Sleman Temple Run #8" yang diselenggarakan Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman dengan start dan finish di kawasan Candi Banyunibo Bokoharjo Prambanan, Minggu (5/11/2023). (ANTARA/HO-Bagian Prokopim Setda Sleman )

HARIAN MERAPI - Sleman Temple Run ke sembilan akan dilaksanakan pada Minggu 8 September 2024, di Kompleks Candi Banyunibo Prambanan.

Ajang Sleman Temple Run 2024 siap digelar, setelah sebelumnya pada Sabtu (27/7) diselenggarakan kegiatan 'Road To Sleman Temple Run 2024' dengan start-finish di Kololek Taman Wisata Candi Ratu Boko Prambanan dengan berlari sejauh lima kilometer.

"Acara ini dihadiri 200 peserta dari komunitas-komunitas lari di Yogyakarta dan sekitarnya, guna untuk mengenalkan sedikit pemandangan dan rute yang akan dilewati," kata Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sleman Ishadi Zayid di Sleman, Minggu (28/7/2024).

Ia mengatakan, Sleman Temple Run 2024 akan diikuti sekitar 1.000 peserta yang sudah terdaftar dengan peserta asing tercatat sejumlah 18 peserta dari 15 negara.

Baca Juga: Masuki tahun emas, berikut perjalanan panjang Isuzu di Indonesia

"Peserta dari mancanegara diantara dari Belarusia, Colombia, Russia, Timor-Leste, Palestina, Polandia, Sudan, Yaman, Thailand, Pakistan, Cambodia, Belanda, Jerman, Gambia, Belanda dan akan masih banyak lagi yang mendaftar," katanya seperti dilansir Antara.

Sleman Temple Run 2024 akan mengambil Start-Finish di kawasan Candi Banyunibo Bokoharjo Prambanan.

Ishadi Zayid menyatakan, ajang lomba lari jelajah wisata Sleman Temple Run yang rutin diselenggarakan tiap tahun cukup efektif dalam mempromosikan dan meningkatkan kunjungan wisatawan ke Sleman.

"Promosi destinasi wisata melalui kegiatan merupakan salah satu strategi promosi yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Sleman, salah satunya melalui 'Sleman Temple Run' yang selama ini cukup efektif," katanya.

Baca Juga: Piala AFF U-19. Welber Jardim tampil apik, para pemain bekerja keras sampai menit akhir

Menurut dia, promosi wisata dalam bentuk kegiatan memberikan dampak yang signifikan terhadap destinasi wisata dalam bentuk tumbuhnya aktivitas ekonomi, serta dampak terhadap wisatawan itu sendiri dengan memberikan pengalaman dan kenangan yang spesifik.

"Potensi wisata budaya dengan ikon candi yang berada di kawasan Perbukitan Shiva Plateau (Perbukitan di Prambanan) menumbuhkan ide penyelenggaraan event 'sport tourism' dengan memanfaatkan keberadaan candi-candi tersebut menjadi sebuah ajang olah raga lari lintas alam dari candi ke candi," katanya.

Baca Juga: Aturan wajib asuransi kendaraan bermotor, GAIKINDO : Jangan diterapkan sekarang, industri seang menurun

Ia mengatakan, ajang lomba seperti ini hanya akan dimiliki oleh Kabupaten Sleman dan menjadi satu satunya kegiatan "sport tourism" lari di dunia dengan rute melewati candi candi yang dilengkapi dengan menyuguhkan pemandangan yang indah serta kekayaan budaya dan kesenian tradisi masyarakat lokal.

"Selain keindahan peninggalan sejarah budaya, peserta juga akan mendapatkan suguhan seni budaya warga setempat dan kuliner tradisional di setiap pos," tuturnya. (*)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Widyo Suprayogi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

10 Pemain Barcelona Digulung Atletico Madrid 0-2

Kamis, 9 April 2026 | 06:03 WIB

Turki, Swedia dan Ceko Lolos Piala Dunia 2026

Rabu, 1 April 2026 | 07:00 WIB
X