pendidikan

Paguyuban Alumni Fakultas Hukum UGM-Pagelaran 1972 mempunyai kegiatan andalan tahunan, Syawalan dan bakti sosial

Minggu, 12 April 2026 | 13:00 WIB
Suasana rangkaian kegiatan Syawalan 1447 H Paguyuban Alumni FH UGM-Pagelaran 1972. ( Foto: Sulistyanto)

HARIAN MERAPI - Pengurus dan anggota Paguyuban Alumni Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM)-Pagelaran 1972, mayoritas sudah berumur di atas 70 tahun. Namun, tetap semangat menjaga eksisnya paguyuban.

Kegiatan andalan sebagai agenda tahunan, yaitu Syawalan dan bakti sosial. Syawalan 1447 H ala Paguyuban Alumni FH UGM-Pagelaran 1972 digelar di kompleks Rumah Makan Tempo Dulu, kawasan Jalan Godean Sleman, Sabtu (11/4/2026).

Menurut Ketua Paguyuban Alumni FH UGM-Pagelaran 1972, Herawati, Syawalan tahun ini mengusung tema, Merajut Silaturahmi Sesama Alumni. Dari total sekitar 80 anggota yang dapat hadir di kegiatan tersebut ada 40-an, baik yang tinggal di DIY maupun luar DIY.

“Alhamdulillah, meski banyak anggota maupun pengurus paguyuban sedang ada kegiatan bersamaan, tetapi berusaha menyempatkan hadir di Syawalan 1447 H, agenda rutin Paguyuban Alumni FH UGM-Pagelaran 1972,” papar Herawati.

Dijelaskan pula, mahasiswa FH UGM Angkatan 1972 kegiatan belajar-mengajarnya pernah di Pagelaran Kraton Yogyakarta. Sehingga, nama paguyubannya memakai kata Pagelaran 1972.

Baca Juga: Mayat tanpa kepala ditemukan di Kali Konteng Gamping, diduga terbawa banjir

Adapun rangkaian acara Syawalan 1447 H yang diinisiasi Paguyuban Alumni FH UGM-Pagelaran 1972 antara lain ada pembukaan, sambutan-sambutan, ikrar Syawalan, hikmah Syawalan oleh Prof Dr Sudjito Atmoredjo SH MSi.

Selain itu ada, jabat tangan, foto bersama, Isoma, hiburan dan penutup. Pengurus paguyuban yang hadir, misalnya Bambang Tjondro W (Penasihat), Herawati (Ketua), Iswanto Bimokarno (Sekretaris) dan Endang Sumiyati (Bendahara).

Iswanto menambahkan, Paguyuban Alumni FH UGM-Pagelaran 1972, khususnya agenda bakti sosial dilaksanakan dua kali setahun, pertama yaitu pada suasana Natal dan Tahun Baru.

Kedua, bakti sosial yang digelar pada Bulan Ramadhan. Tahun ini dilaksanakan di Panti Asuhan Amanah Al Maa Uun, Imogiri Bantul. Bantuan berupa beras 100 kg dan uang Rp 7 juta diterima langsung oleh Ketua Panti Asuhan setempat H Sukirno.

“Kami sangat berterima kasih dan sangat salut, meski anggota dan pengurus Paguyuban Alumni FH UGM-Pagelaran 1972 sudah berumur di atas 70 tahun, namun terus bersemangat melaksanakan kegiatan bermanfaat, semangat berbaginya juga luar biasa,” ungkap H Sukirno.

Baca Juga: Bagaimana cara mengurangi penggunaan plastik sehari-hari, begini kiatnya

Hal tersebut, lanjut H Sukirno, menjadi penyemangat tersendiri, agar Panti Asuhan Amanah Al Maa Uun bisa lebih maju dan bermanfaat. Diharapkan, suatu saat dapat dilaksanakan lagi silaturahmi di Amanah Al Maa Uun dan pihaknya akan menerima dengan senang hati.

Sedangkan pemateri hikmah Syawalan tersebut, Prof Sudjito Atmoredjo memberikan apresiasi tinggi pula, sebab belum tentu setiap angkatan bisa melaksanakan Syawalan.

“Setelah Ramadhan, kita menemui Syawal. Arti Syawal, yaitu peningkatan atau meningkat. Semoga kita semua bisa meningkat di berbagai hal, termasuk meningkat amal-ibadah kita semua,” paparnya.

Halaman:

Tags

Terkini