• Kamis, 18 Agustus 2022

Kabar Gembira, Gaji 13 Untuk ASN dan Pensiunan Cair 1 Juli 2022

- Selasa, 28 Juni 2022 | 21:15 WIB
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani dalam Press Statement: Gaji Ke-13 di Jakarta, Selasa (28/06/2022).  (ANTARA/Agatha Olivia)
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani dalam Press Statement: Gaji Ke-13 di Jakarta, Selasa (28/06/2022). (ANTARA/Agatha Olivia)

JAKARTA, harianmerapi.com - Para Aparat Sipil Negara (ASN) dan pensiunan mendapatkan angin segar. Pasalnya pemerintah akan mencairkan gaji 13 pada 1 Juli mendatang.

Pemberian gaji ke-13 merupakan wujud penghargaan atas kontribusi dan pengabdian aparatur negara dan para pensiunan di dalam menangani pandemi dan memulihkan ekonomi, melalui berbagai pelayanan masyarakat dan tugas yang tetap dijalankan apapun risikonya.

Selain itu, pemberian gaji ke-13 juga ditujukan untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional dengan menambah daya beli masyarakat, khususnya menjelang tahun ajaran baru saat terdapat kebutuhan untuk anak-anak didik yang biasanya dihadapi para orang tua.

Baca Juga: Marshanda Dikabarkan Menghilang di AS, Alyssa Ramadhani : Dia Baik-baik Saja

Presiden melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 16 tahun 2022 siap membayarkan gaji ke-13 yang disesuaikan dengan situasi perbaikan pemulihan ekonomi dan kesehatan APBN.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyebutkan, untuk para ASN dan pensiunan yang juga meliputi tambahan 50 persen tunjangan kinerja mulai 1 Juli 2022.

"Perbedaan dari tahun 2021 adalah gaji ke-13 tahun ini ditambah dengan 50 persen tunjangan kinerja per bulan bagi mereka yang memang mendapatkan tunjangan kinerja," kata Sri Mulyani dalam Press Statement: Gaji Ke-13 di Jakarta, Selasa (28/6/2022).

Baca Juga: Rumah Mode Kedatangan Perempuan Cantik di Malam Selasa Kliwon Ingin Menjahitkan Baju, tapi kok ...............

Dengan demikian, gaji ke-13 tahun ini akan dibayarkan sebesar gaji atau pensiunan pokok ditambah dengan tunjangan yang melekat pada gaji atau pensiunan pokok tersebut, yaitu tunjangan keluarga, tunjangan pangan, dan tunjangan jabatan struktural/fungsional/umum, serta 50 persen tunjangan kinerja.

Bagi pemerintah daerah, aturannya adalah paling banyak 50 persen tambahan penghasilan dengan memperhatikan kemampuan dari masing-masing Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) atau fiskal daerah dan diberikan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X