• Selasa, 9 Agustus 2022

Gempa Banten, BPBD Lebak Minta Masyarakat Pesisir Tidak Panik

- Jumat, 14 Januari 2022 | 18:11 WIB
Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Lebak Agus Riza Faizal.  (ANTARA)
Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Lebak Agus Riza Faizal. (ANTARA)

LEBAK, harianmerapi.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Provinsi Banten meminta masyarakat pesisir selatan daerah itu tidak panik karena gempa magnitudo 6,6 pada Jumat, pukul 16.05 WIB, tidak menimbulkan tsunami.

"Kami berharap warga tidak mudah menerima laporan yang menyesatkan juga penyampaian berita hoaks," kata Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Lebak Agus Riza Faizal di Lebak, Jumat (14/1/2022).

Masyarakat pesisir di Kabupaten Lebak cukup berdekatan dengan pusat gempa di Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Baca Juga: Gempa Berkekuatan Magnitudo 6,7 Guncang Wilayah Banten

Gempa magnitudo 6,7 terjadi pada Jumat, pukul 16.05 WIB dengan kedalaman 10 kilometer. Informasi kegempaan telah diperbarui oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjadi magnitudo 6,6.

Titik koordinat gempa berada di 7,01 lintang selatan dan 105,26 bujur timur, sedangkan gempa di 52 kilometer barat daya Banten itu, tak menimbulkan tsunami.

Getaran gempa terasa hingga Bogor, Tangerang, dan Jakarta.

Baca Juga: Mendapatkan Harta Dengan Laku Syirik dan Bantuan Setan, Semua Kekayaan Ludes Seketika Habis Terbakar

BPBD Lebak meminta masyarakat pesisir selatan, mulai Wanasalam, Malingping, CIhara, Panggarangan, Bayah, hingga Cilograng tidak panik pascagempa tersebut.

Selain itu, mereka diminta tidak mudah terpancing laporan yang menyesatkan dan hoaks terkait dengan gempa itu.

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BMKG : Waspadai angin kencang di Labuan Bajo

Minggu, 31 Juli 2022 | 12:10 WIB
X