• Sabtu, 29 Januari 2022

Rumini Tewas Memeluk Ibunya, Detik-detik Relawan Membuka Rumah di Lumajang dan Temukan Jasad Berpelukan

- Selasa, 7 Desember 2021 | 11:55 WIB
Relawan menyisir Dusun Curah Koboan, Desa Pronojiwo, Kabupaten Lumajang untuk mencari korban yang diduga terjebak abu material akibat awan panas guguran Gunung Semeru, Senin (6/12/2021). ( ANTARA/Umarul Faruq)
Relawan menyisir Dusun Curah Koboan, Desa Pronojiwo, Kabupaten Lumajang untuk mencari korban yang diduga terjebak abu material akibat awan panas guguran Gunung Semeru, Senin (6/12/2021). ( ANTARA/Umarul Faruq)

LUMAJANG,harianmerapi.com- Rumini rela tewas demi menyelamatkan ibunya dari amukan Awan Panas Gunung Semeru. Dia ditemukan tewas dalam kondisi memeluk ibunya, Salamah di Dusun Curah Kobokan, Supit Urang, Pronojiwo, Lumajang. Relawan mendobrak pintu rumah yang dipenuhi abu vulkanik kemudian mengevakuasi jasad Rumini berpelukan dengan ibunya di kamar.

Video detik-detik relawan mendobrak rumah itu diungkap dari postingan stasiun televisi Metro TV di TikTok, Selasa (7/12/2021).

Dalam postingan itu terlihat beberapa relawan Garda Pemuda Baret Nasdem berusaha masuk ke dalam kamar Salamah. Pintu kamar tak bisa dibuka karena tertahan oleh material abu bercampur batu. Di sisi lain rumah itu dipenuhi pasir vulkanik yang mengendap hampir beberapa meter tinggnya.

Baca Juga: Derai Air Mata untuk Rumini yang Peluk Ibunya Saat Erupsi Gunung Semeru Menerjang Desanya

Relawan akhirnya berhasil membuka pintu setelah melepas engselnya dan mengambil daun pintu.

Setelah pintu berhasil diambil, relawan masuk dan menemukan jasad Rumini berpelukan dengan ibunya Salamah. "Ya allah.." demikian dikatakan relawan yang mengevakuasi jasad ibu dan anak ini.

Setelah berhasil diangkat, jasad keduanya kemudian dibawa ke mobil ambulans dengan kantong warna kuning.

Dalam video itu disebutkan adik ipar Salamah mengatakan jika saat bencana terjadi, semua orang di kampug Curah Kobokan berusaha lari menyelamatkan diri.

Baca Juga: Rumini Peluk Ibunya Saat Diterjang Erupsi Gunung Semeru, Relawan: Penduduk Langit Kini Memelukmu

Namun Salamah tak sanggup karena tak bisa berjalan. Rumini tak tega melihat kondisi ibunya itu. Dia pun memilih menemani ibunya sambil dipeluk hingga akhirnya keduanya tewas disapu awan panas.

Halaman:

Editor: Herbangun Pangarso Aji

Tags

Artikel Terkait

Terkini

99 Karyawan Pinjol Ilegal Diamankan Polisi

Rabu, 26 Januari 2022 | 23:00 WIB
X