• Sabtu, 13 Agustus 2022

Kasus Perkosaan 3 Anak di Luwu Timur Viral, Kementerian PPPA Belum Beberkan Hasil Investigasi

- Sabtu, 9 Oktober 2021 | 21:03 WIB
Tim Leader Kementerian Perlindungan Perempuan dan Anak (PPPA) RI, Taufan (kiri) memberikan keterangan usai mengelar pertemuan di kantor UPT Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sulsel di Jalan Letjen Hertasning, Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (9/10/2021) (Foto: ANTARA/Darwin Fatir.)
Tim Leader Kementerian Perlindungan Perempuan dan Anak (PPPA) RI, Taufan (kiri) memberikan keterangan usai mengelar pertemuan di kantor UPT Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sulsel di Jalan Letjen Hertasning, Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (9/10/2021) (Foto: ANTARA/Darwin Fatir.)

JAKARTA,harianmerapi.com-Kasus perkosaan terhadap tiga anak oleh ayah kandungnya sendiri di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan menyita perhatian banyak kalangan usia viral di media sosial. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) pun urun tangan melakukan investigasi.

Kasus itu dihentikan Polres setempat pada 2019. "Kami masih mengumpulkan fakta-fakta, jadi kami turun ke sini untuk menemukan fakta-fakta itu," ujar Tim Leader Kementerian PPPA Taufan usai melakukan pertemuan di Kantor UPT Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sulsel di Jalan Letjen Hertasning, Makassar, Sabtu (9/10/2021).

Kendati demikian, dia enggan membeberkan hasil pertemuan dengan pihak PPA terkait sejumlah pembicaraan yang membahas mengenai penanganan kasus tersebut. Tim yang diturunkan empat orang dan akan menyusul lagi koordinator tim.

Baca Juga: Dugaan Kasus Pemerkosaan Terhadap Anak di Bawah Umur di Luwu Timur, Bareskrim Polri Kerahkan Tim Asistensi

"Kami belum bisa memberikan keterangan karena ini baru proses awal. Kami ulang proses ini dari awal untuk melihat fakta-fakta di lapangan. Kami masih di sini sampai proses selesai," katanya menanggapi pertanyaan wartawan terkait penanganan kasus itu.

Ia mengatakan kedatangan Tim Kementerian PPPA untuk mencari kebenaran dan mengumpulkan fakta-fakta agar kasus ini bisa terbuka secara terang benderang, mengingat peristiwa itu melibatkan anak-anak yang diduga menjadi korban pencabulan oleh ayahnya sendiri berinisial SA.

"Kami mencari fakta di sini. Yang jelas kami melakukan pengumpulan fakta dari semua pihak terkait. Kalau semua (lokasi) diberitahu bakal dikunjungi, nanti mereka akan siap-siap. Kita ingin memberi elemen kejutan agar tidak dipersiapkan (data-datanya)," ucap Taufan.

Mengenai kapan hasil investigasi itu disampaikan kepada publik, kata dia, nanti akan disampaikan setelah dirampungkan data-datanya. Hasil dari tim tetap akan dirilis ke publik melalui media.

Baca Juga: Dugaan Kasus Pemerkosaan Tiga Kakak Beradik di Luwu Tumur. Pengamat : Polisi Harus Membuka Diri

Sementara Kepala UPT PPA Sulsel, Meisy Papuyungan pada kesempatan itu mengemukakan, kedatangan Tim Kementerian PPPA untuk mencari fakta sebenarnya apa yang terjadi. Untuk proses investigasi diserahkan penuh oleh Tim Kementerian PPPA dari Jakarta.

Halaman:

Editor: Herbangun Pangarso Aji

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X