• Kamis, 19 Mei 2022

Anggota DPR Bilang Sistem PPKM Bisa Ditularkan ke Negara Lain

- Selasa, 28 September 2021 | 09:48 WIB
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Rahmad Handoyo.  (ANTARA/HO-Humas DPR RI)
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Rahmad Handoyo. (ANTARA/HO-Humas DPR RI)

JAKARTA, harianmerapi.com - Anggota Komisi IX DPR RI Rahmad Handoyo menilai cara Pemerintah Indonesia menangani Covid-19 dengan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) bisa ditularkan ke negara lain.

Anggota Komisi IX DPR RI Rahmad Handoyo dalam keterangan diterima di Jakarta, Selasa (28/9/2021), menyebutkan penilaiannya itu sebab PPKM efektif menurunkan kasus Covid-19 di Tanah Air.

"Saya kira penerapan level 1-4 bisa dilakukan di seluruh dunia, artinya ketika wilayah itu menggunakan level mana yang perlu ditutup, yang sangat ketat, yang perlu dilonggarkan, mana yang perlu dibuka sedikit-sedikit dengan prasyarat-prasyarat, ini merupakan hal sangat positif untuk disampaikan ke negara lain," katanya.

Baca Juga: Amanda Manopo Ternyata Jago Pilih Elemen Wewangian Parfum Mewah

Dia menyambut baik langkah Presiden Amerika Serikat Joe Biden yang menunjuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai salah satu kepala negara yang dimintai masukan dalam mengatasi pandemi Covid-19. Rahmad mengatakan perlu kerja sama antarnegara dalam menghadapi pandemi.

"Tentu saya kira presiden menyambut baik bagaimana bertukar pikiran menularkan ilmu yang sudah dilakukan di Indonesia untuk bisa disampaikan ke Amerika maupun ke negara lain. Karena kita juga sebagai bangsa tentu belajar dari negara lain kan," katanya.

Menurut dia ketika semua negara di dunia ini bergandengan tangan atau bergotong royong, maka pandemi Covid-19 bisa cepat diatasi.

"Mudah-mudahan kolaborasi dan apa yang sudah dilakukan di Indonesia bisa dikloning di Amerika, sehingga di sana kasusnya bisa segera menurun dan bisa dikendalikan," ucapnya.

Baca Juga: Komnas HAM Papua Beberkan Temuan Baru dalam Tragedi Penyerangan Posramil Kisor Maybrat

Halaman:

Editor: Sutriono

Sumber: Antara

Tags

Terkini

X