• Minggu, 17 Oktober 2021

Pimpinan MIT Ali Kalora Tewas Ditembak. Anggota Dewan Berikan Apresiasi Untuk TNI-Polri

- Minggu, 19 September 2021 | 18:01 WIB
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni. ( (Dokumentasi Ahmad Sahroni))
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni. ( (Dokumentasi Ahmad Sahroni))

JAKARTA, harianmerapi.com - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mengapresiasi kinerja Polri, khususnya Polda Sulawesi Tengah yang berhasil melumpuhkan dan menembak mati Pimpinan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Ali Kalora bersama salah satu anggotanya Jaka Ramadhan.

"Tentu tugas ini tidak mudah karena butuh kehati-hatian dan kecermatan. Karena itu saya ingin menyampaikan apresiasi yang luar biasa kepada para anggota TNI-Polri yang masuk dalam Satgas Madago Raya dan Kapolda Sulteng karena berhasil menjalankan operasi ini dengan sangat baik," kata Sahroni dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (19/9/2021).

Ali Kalora dan Jaka Ramadhan berhasil dikepung aparat dan akhirnya tewas dalam baku tembak pada operasi baku tembak oleh TNI-Polri yang tergabung dalam Satgas Madago Raya di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, pada Sabtu (18/9).

Baca Juga: LPSK Sayangkan Insiden Penganiayaan Muhammad Kece oleh Irjen Pol Napoleon Bonaparte

Dia mengatakan memburu bahkan berhasil menembak tewas pimpinan teroris bukan langkah yang mudah sehingga aparat yang tergabung dalam Operasi Satgas Madago Raya sudah menjalankan tugasnya dengan sangat baik.

“Akhirnya salah satu Pimpinan Kelompok Teroris MIT Ali Kalora yang dikenal kejam dan sadis berhasil dilumpuhkan serta ditembak mati setelah beberapa tahun lamanya menjadi daftar teroris yang paling dicari pihak kepolisian," ujarnya.

Sahroni mengatakan lumpuhnya pimpinan MIT itu diharapkan akan berdampak pada melemahnya organisasi tersebut sehingga tidak kembali menjalankan aksi terornya.

Baca Juga: Atta Halilintar Puji PSIM, Meski Tanpa Pemain Bintang

Dia meminta Polri-TNI untuk segera menangkap empat orang yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), karena jangan sampai MIT diberikan waktu membangun kembali organisasinya dan mempunyai pimpinan baru.

"Saat ini Satgas Madago Raya masih mengejar 4 DPO lainnya yang sempat kabur, aparat Polri-TNI harus gerak cepat menangkap mereka. Jangan berikan celah atau waktu kepada organisasi teroris ini untuk membangun kembali organisasinya dan menghadirkan pemimpin baru," katanya.

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kasus Korupsi Bupati Muba. KPK Tahan Empat Tersangka

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 23:03 WIB
X