• Kamis, 23 September 2021

Vaksin Covid-19 Saat Ini Masih Ampuh Hadapi Corona Varian Baru, Simak Penjelasan Guru Besar FK UI

- Rabu, 15 September 2021 | 12:26 WIB
 Tangkapan Layar Guru Besar Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Prof. Tjandra Yoga Aditama memberi paparan pada sesi seminar bertajuk “Penanganan COVID-19 di Indonesia” yang diikuti dari kanal Youtube ANTARA TV Indonesia di Jakarta, Kamis (8/7/2021). ( ANTARA/Genta Tenri Mawangi)
Tangkapan Layar Guru Besar Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Prof. Tjandra Yoga Aditama memberi paparan pada sesi seminar bertajuk “Penanganan COVID-19 di Indonesia” yang diikuti dari kanal Youtube ANTARA TV Indonesia di Jakarta, Kamis (8/7/2021). ( ANTARA/Genta Tenri Mawangi)


JAKARTA, harianmerapi.com - Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Prof. Tjandra Yoga Aditama berpendapat vaksin Covid-19 yang tersedia di Indonesia saat ini masih ampuh digunakan untuk menangani varian baru virus Corona, termasuk varian Delta.


"Meski efikasi vaksin sekarang turun karena ada mutasi atau varian baru, tetapi sejauh ini walaupun turun masih bisa dipakai untuk menangani varian-varian yang ada sampai saat ini terutama mencegah penyakit berat dan kematian," kata dia di sela Kuliah Pakar bertajuk "Peran Biomedis di Era dan Pasca Pandemi" yang digelar Universitas YARSI, Rabu (15/9/2021).

Vaksin Pfizer-BioNTech misalnya. Analisis yang dilakukan Public Health England, seperti dikutip Healthline menunjukkan, vaksin ini kira-kira 80 persen efektif mencegah infeksi dari varian Delta.

Baca Juga: Gunung Merapi Kembali Luncurkan Guguran Lava Pijar 10 Kali Hingga 1.500 Meter Arah Barat Daya

Hasil ini didapat setelah para peneliti menganalisis 14.019 orang pasien dan 166 di antaranya menjalani perawatan di rumah sakit wilayah Inggris.

Dua dosis vaksin Pfizer-BioNTech sekitar 88 persen efektif melawan penyakit simtomatik dan 96 persen efektif mencegah pasien dengan varian Delta menjalani rawat inap.

Sebuah studi laboratorium kecil yang dilakukan para peneliti New York memperlihatkan, vaksin berbasis mRNA yakni Pfizer dan Moderna efektif sekitar 94-95 persen efektif mencegah Covid-19 dengan varian Delta.

Baca Juga: Indonesia Bangun Pabrik Baterai Kendaraan Listrik Pertama di Asia Tenggara

Vaksin Pfizer sendiri diketahui memiliki efikasi sebesar 95 persen infeksi SARS-CoV-2.

Sementara itu, untuk Sinovac, dua suntikan vaksin memberikan kemanjuran 59 persen terhadap varian Delta, 70,2 persen untuk Covid-19 kategori sedang dan 100 persen untuk kasus parah, ungkap sebuah studi yang dilakukan para peneliti dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Guangzhou seperti dikutip dari Xinhua.

Halaman:

Editor: Hudono

Sumber: Antara

Tags

Terkini

X