• Senin, 29 November 2021

Kemenkes Ingatkan Masyarakat Waspadai Endemi Demam Dengue di Masa Pandemi Covid-19

- Selasa, 31 Agustus 2021 | 17:02 WIB
 Petugas kesehatan di Kota Pekanbaru, Riau, Senin (24/5/2021) sedang melakukan pengasapan (fogging) karena penyakit demam berdarah dengue (DBD) kembali menyerang di mana sudah sebanyak 112 warga kota itu diserang DBD.  (FOTO ANTARA/HO-Dinkes Pekanbaru.)
Petugas kesehatan di Kota Pekanbaru, Riau, Senin (24/5/2021) sedang melakukan pengasapan (fogging) karena penyakit demam berdarah dengue (DBD) kembali menyerang di mana sudah sebanyak 112 warga kota itu diserang DBD. (FOTO ANTARA/HO-Dinkes Pekanbaru.)


JAKARTA, harianmerapi.com - Kementerian Kesehatan RI mengingatkan agar masyarakat waspad terhadap endemi demam dengue (DD) di sejumlah wilayah saat pandemi Covid-19.

"Ada kecenderungan meningkat kasusnya, walau secara nasional fluktuatif, biasanya mendekati Maret mulai naik. Makanya, saat ini kita sedang waspada, karena kalau KLB bisa bahaya," kata Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik Kementerian Kesehatan, Didik Budijanto yang dikonfirmasi melalui sambungan telepon di Jakarta, Selasa (31/8/2021).

Didik mengatakan endemi demam dengue saat ini terjadi hampir merata di berbagai wilayah, khususnya yang berstatus pandemi Covid-19.

Baca Juga: Tangani Kebocoran Data, Pemerintah Harus Kolaborasi dengan Masyarakat

 

Berdasarkan data terakhir yang dirilis Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik Kemenkes RI pada 28 Juni 2021, dilaporkan lima daerah dengan lonjakan kasus tertinggi.

Kota Bekasi (Jawa Barat), menduduki peringkat pertama kasus dengue, yakni 796 kasus, Kabupaten Buleleng (Bali) menempati posisi kedua 770 kasus, di posisi ketiga Kota Kupang (Nusa Tenggara Timur) sebanyak 511 kasus, Karawang (Jawa Barat) di posisi empat sebanyak 494 kasus, dan Kota Jakarta Timur (DKI Jakarta) di posisi lima sebanyak 464 kasus.

Menurut Didik Budijanto, kasus demam dengue hingga pekan ke-25 tahun ini mencapai 19.156 kasus yang dilaporkan 405 dari total 477 kabupaten/kota di Indonesia. 160 pasien diantaranya dilaporkan meninggal dunia.

Baca Juga: Info Penting Bagi Pelamar Calon ASN, Hasil Tes SKD Akan Disiarkan Langsung di Kanal YouTube BKN

Didik mengingatkan seluruh pihak, meski konsentrasi masyarakat saat ini mengarah pada situasi Covid-19, perlu diwaspadai potensi lonjakan demam dengue yang berisiko memuncak pada September hingga Desember 2021 dan Januari hingga Maret 2022.

Halaman:

Editor: Hudono

Sumber: Antara

Tags

Terkini

Asrama Haji Akan Dijadikan Tempat Karantina Jemaah Umrah

Minggu, 28 November 2021 | 20:05 WIB
X