solo

Diguyur hujan deras Bengawan Solo meluap, banjir rendam Sukoharjo

Rabu, 15 April 2026 | 16:30 WIB
Petugas Dishub Sukoharjo melakukan pengaturan arus lalu lintas di bundaran Patung Pandawa Solo Baru Grogol terdampak banjir. (Foto: Wahyu Imam Ibadi)

HARIAN MERAPI - Banjir merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Sukoharjo sejak Selasa (14/4) petang hingga Rabu (15/5) pagi air belum surut.

Akibatnya seribuan kepala keluarga (KK) terdampak setelah rumah mereka terendam air akibat luapan Sungai Bengawan Solo dan sejumlah sungai lainnya.

Banjir tersebut juga berdampak pada sejumlah jalan utama terpaksa dilakukan buka tutup dan pengaturan lalu lintas oleh petugas gabungan.

Wilayah terdampak banjir seperti di Kecamatan Gatak, Kartasura, Baki, Grogol, Mojolaban dan Polokarto. Sejumlah warga terpaksa mengungsi ke tempat aman karena tingginya air masuk ke rumah dan lingkungan mereka.

Camat Gatak Wanto mengatakan, dampak hujan deras pada Selasa (14/4) sore membuat sejumlah wilayah banjir seperti di Desa Blimbing, Desa Trangsan, Desa Luwang, Desa Mayang, Desa Kagokan, Desa Krajan, Desa Klaseman. Banjir terjadi Rabu (15/4) sekitar pukul 00.30 WIB. Ketinggian air semakin meningkat menjelang pagi.

Baca Juga: Puluhan Siswa SMPN 3 Jetis Bantul Keracunan Usai Santap Menu MBG, Dinkes Telusuri Penyebabnya 

Banjir merendam rumah warga dan jalan sehingga menganggu aktivitas. Namun demikian banjir tidak sampai berdampak pada warga mengungsi ke tempat aman.

"Di Dukuh Banaran Desa Klaseman Kecamatan Gatak banjir terjadi dengan ketinggian air sekitar 30 sentimeter. Beberapa rumah terdampak banjir tapi tidak sampai membuat warga mengungsi," ujarnya.

Pemerintah Kecamatan Gatak mencatat, banjir juga menggenangi rumah warga di Desa Blimbing. Banjir terjadi akibat meluapnya Sungai Bedodo.

"SD Krajan 2 Gatak diliburkan karena akses jalan menuju ke sekolah tidak bisa dilewati karena terendam air banjir tinggi. Tapi air tidak masuk ke sekolah atau kelas. Kondisi sekolah aman," lanjutnya.

Camat Baki Sutarto mengatakan, banjir terparah terjadi di wilayah Desa Gentan, Kecamatan Baki. Banjir terjadi setelah turun hujan deras sejak Selasa (14/4) siang hingga Rabu (15/4) dini hari.

Pelaksana Tugas (Plt) Camat Mojolaban Wisnu Pramudya Wardana mengatakan, sejumlah wilayah di Kecamatan Mojolaban terdampak banjir akibat luapan Sungai Bengawan Solo. Banjir terjadi di Desa Gadingan, Laban dan Tegalmade.

Banjir merendam rumah warga, fasilitas umum jalan dan lahan pertanian. Bajiir terjadi setelah Sungai Bengawan Solo meluap.

"Banjir terjadi karena hujan deras dan meluapnya Sungai Bengawan Solo. Juga kiriman air di aliran sungai," ujarnya.

Pemerintah Kecamatan Mojolaban pada Rabu (15/4) siang masih melakukan pendataan dan penanganan terhadap warga terdampak banjir. Untuk sementara belum ada warga terdampak banjir sampai mengungsi.

Halaman:

Tags

Terkini

Pemkab Sukoharjo awasi ketat ASN saat WFH

Minggu, 12 April 2026 | 12:00 WIB