bantul

Syawalan Bersama Gubernur dan Wagub di Bantul, Tekankan Introspeksi dan Penguatan Sinergi Pembangunan

Jumat, 10 April 2026 | 22:00 WIB
Sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Bantul saat berjabat tangan dengan Gubernur dan Wakil Gubernur DIY di Pendapa Parasamya Bantul. (Yusron Mustaqim )

HARIAN MERAPI - Pemerintah Kabupaten Bantul menggelar silaturahmi dan Syawalan bersama Pemerintah Daerah DIY di Pendapa Parasamya Kompleks Kantor Bupati Bantul, Jumat (10/4/2026).

Kegiatan ini dihadiri Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X beserta Wakil Gubernur KGPAA Paku Alam X, jajaran Forkopimda serta pejabat di lingkungan Pemda DIY dan Pemkab Bantul.

Bupati Bantul, H Abdul Halim Muslih dalam menyampaikan ucapan selamat datang kepada Gubernur dan rombongan di Bumi Projotamansari.

Baca Juga: Kebakaran Tumpukan Sampah di Kolong Jembatan Gondolayu Yogya, Api Diduga Berasal dari Puntung Rokok

Pihaknya juga menyampaikan ucapan Selamat Idul Fitri 1447 Hijriah sekaligus permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat.

"Momentum syawalan menjadi ajang penting untuk memperkuat semangat kebersamaan dan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Bantul dan Pemda DIY. Komitmen Pemkab Bantul untuk terus menyelaraskan pembangunan daerah dengan visi DIY yang berbasis pada keluhuran budaya dan kesejahteraan masyarakat," ujar Halim di sela-sela acara.

Untuk itu kehadiran Gubernur dan Wakil Gubernur menjadi kehormatan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus memegang teguh semangat manunggal jati selaras dalam pembangunan.

Halim mengakui masih terdapat sejumlah sektor yang perlu mendapat perhatian.

Baca Juga: Mobil VW Klasik Terbakar di Cangkringan, Kerugian Capai Rp150 Juta

Oleh karena itu, melalui momentum syawalan, pihaknya berkomitmen melakukan evaluasi diri serta meningkatkan kualitas pelayanan publik demi mewujudkan Bantul yang maju, kuat, demokratis dan sejahtera.

Selain itu Halim menegaskan pentingnya peningkatan integritas dan pengabdian aparatur dengan berlandaskan nilai-nilai budaya serta semangat Satriya guna mendukung pembangunan DIY yang berkelanjutan.

Sementara itu, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menekankan bahwa Idul Fitri harus dimaknai sebagai momentum introspeksi diri sekaligus penguatan nilai-nilai kebangsaan dan kemanusiaan.

Baca Juga: Insentif guru non ASN Salatiga Rp 7,65 Miliar di APBD Perubahan 2026

Perayaan Idul Fitri diharapkan mampu menghadirkan ide-ide pembaruan dalam kehidupan sosial dan pengabdian masyarakat.

Halaman:

Tags

Terkini