Pesawat Trigana Air Ditembaki KKB, Polisi Perketat Pengamanan di Bandara Dekai

photo author
Sutriono, Harian Merapi
- Selasa, 14 Maret 2023 | 09:00 WIB
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo.  (Foto: PMJ News)
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo. (Foto: PMJ News)

HARIAN MERAPI - Polisi mempertebal personel pengamanan Bandara Nop Goliath Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua, pasca insiden penembakan Trigana Air oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB).

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo mengatakan situasi terkini terbilang kondusif. Namun, belum ada aktivitas penerbangan di bandara tersebut.

"TNI/Polri terus melakukan penyisiran dan pengamanan di area Bandara Nop Goliat Dekai walaupun belum adanya aktivitas penerbangan. Kami juga akan melakukan penebalan personel Brimob di Kabupaten Yahukimo dan akan segera kami geser," ujar Ignatius Benny, Senin (13/3/2023), seperti dilansir dari pmjnews.com.

Baca Juga: KKB minta tebusan untuk bebaskan pilot yang disandera, Susi Air mengaku tidak berkomunikasi dengan KKB

Menurut Benny, pengamanan di Bandara Dekai dilakukan secara terbuka dan tertutup. Pengamanan itu meliputi area penumpang, parkiran pesawat, area kargo, runway, hingga di luar area pendaratan dan lepas landas di seberang Sungai Brasa.

"Pengamanan yang kami lakukan ini melibatkan Personil Polres Yahukimo, Tim Lidik Satgas Damai Cartenz serta personel TNI Kodim 1715 Yahukimo dan rencananya akan ditambah oleh 2 SST Brimob yang akan diterbangkan menuju Yahukimo," jelasnya.

Baca Juga: Bebaskan Pilot Susi Air, TNI-Polri Lakukan Negoisasi dengan KKB

Diberitakan sebelumnya, pesawat Trigana Air PK YSC B 373-500 ditembaki kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Bandara Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Sebanyak 66 penumpang selamat. *

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sutriono

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Ikan sapu-sapu, Pram dan ekosistem lingkungan

Selasa, 14 April 2026 | 16:00 WIB
X