Inilah vaksinasi wajib yang dilengkapi calon jamaah haji Indonesia, simak penjelasan Kementerian kesehatan

photo author
Hudono, Harian Merapi
- Kamis, 2 April 2026 | 11:00 WIB
Seorang calon haji mendapatkan suntikan vaksin meningitis di Puskesmas Baqa, Samarinda Seberang, Samarinda, Kalimantan Timur, Senin (9/2/2026).  (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)
Seorang calon haji mendapatkan suntikan vaksin meningitis di Puskesmas Baqa, Samarinda Seberang, Samarinda, Kalimantan Timur, Senin (9/2/2026). (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)

HARIAN MERAPI -Para calon jamaah haji harus mempersiapkan diri, terutama terkait dengan aspek kesehatan.


Sebelum berangkat ke Tanah Suci, calon jamaah haji harus melengkapi diri dengan vaksinasi.


Berdasarkan regulasi terbaru penyelenggaraan haji 2026 dari Kementerian Kesehatan, terdapat vaksin yang wajib dipenuhi oleh calon jamaah haji sebelum berangkat ke Tanah Suci.

Baca Juga: Komisi A DPRD DIY Takziah ke Kulon Progo, Dorong 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon Jadi Pahlawan Nasional

“Yang pertama vaksin meningitis meningokokus ACWY, ini untuk melindungi dari radang selaput otak yang mudah menular di kerumunan,” kata Ahli Gizi dari Universitas Faletehan Serang Dr. Rita Ramayulis, DCN, M.Kes saat dihubungi ANTARA dari Jakarta, Rabu.

Dosen Kesehatan Masyarakat Universitas Faletehan Serang itu menjelaskan, vaksin tersebut perlu diberikan minimal 10 hari sebelum keberangkatan, dengan masa berlaku sertifikat yang dapat mencapai hingga lima tahun tergantung jenis vaksin.

Selain itu, vaksin polio juga menjadi syarat bagi jamaah Indonesia. Vaksin ini diberikan satu dosis dalam rentang waktu empat minggu hingga 12 bulan sebelum keberangkatan.

Baca Juga: 8 Tahun Ditunggu Warga, PT Adhi Karya Bangun Exit Tol Patimura Salatiga, Kontrak Ditandatangani di Salatiga

“Ini karena Indonesia masih termasuk negara yang dipantau terkait kasus polio,” ujarnya.

Sementara itu, vaksin lain seperti influenza, pneumonia, dan COVID-19 bersifat opsional, namun tetap dianjurkan untuk membantu menjaga daya tahan tubuh.

Selain vaksinasi, Rita menekankan pentingnya menjaga pola hidup sehat selama menjalankan ibadah. Ia menyarankan jamaah untuk cukup beristirahat di sela aktivitas dan mengatur konsumsi makanan.

“Pilih makanan yang tidak berisiko, dengan memperbanyak buah dan protein rendah lemak, sementara yang lain secukupnya,” katanya.

Ia juga menyarankan jamaah membawa camilan praktis seperti kurma untuk membantu menjaga energi selama aktivitas.

“Kalau merasa lelah, bisa konsumsi satu sampai tiga butir kurma,” ujarnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Hudono

Sumber: ANTARA

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X