Catat! NIK akan diblok otomatis bila pendaftar mudik gratis tak validasi ulang

photo author
Widyo Suprayogi, Harian Merapi
- Jumat, 8 Maret 2024 | 20:25 WIB
Ilustrasi: Pemberangkatan bus program mudik gratis Kementerian Perhubungan dari Terminal Giwangan menuju Jakarta, Minggu. ( ANTARA/Eka AR)
Ilustrasi: Pemberangkatan bus program mudik gratis Kementerian Perhubungan dari Terminal Giwangan menuju Jakarta, Minggu. ( ANTARA/Eka AR)

HARIAN MERAPI - Pendaftar Program Mudik Gratis melalui bus bila tidak validasi ulang, maka NIK secara otomatis akan diblok (banned) dan tidak dapat mengikuti program tersebut pada periode selanjutnya selama tiga kali berturut-turut.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Hendro Sugiatno menyatakan, jika calon pemudik tidak melakukan registrasi/validasi ulang sampai batas waktu yang ditentukan maka NIK-nya secara otomatis akan terkena banned dan tidak dapat mengikuti program mudik gratis pada periode selanjutnya selama tiga kali berturut-turut.

"Tentu ini harus jadi perhatian bagi para calon peserta," kata Hendro dalam keterangan di Jakarta, Jumat (8/3/2024).

Hendro mengatakan bagi peserta diberikan waktu H+5 setelah tanggal pendaftaran, untuk melakukan registrasi/validasi ulang di posko yang telah ditentukan.

Baca Juga: Cukup pakai bahan alami, racikan Jamu JR bikin stamina merpati tetap gacor

Ia menerangkan apabila lewat H+5 peserta tidak melakukan validasi ulang, maka data peserta dianggap gugur atau hangus dengan begitu kuota akan otomatis bertambah dan tidak bisa mendaftar ulang (NIK diblok oleh sistem).

“Ini agar memberikan kesempatan pada peserta lain yang ingin mendaftar/belum mendapatkan kuota mudik/balik,” kata Hendro seperti dilansir Antara.

Kementerian Perhubungan mengimbau masyarakat yang hendak mendaftar mudik gratis dengan moda bus dapat mengunduh aplikasi “MitraDarat” di PlayStore atau AppStore pada smartphone.

“Pendaftaran sudah mulai dilakukan hingga tanggal 3 April 2024 atau jika kuota sudah terpenuhi,” ucap Hendro.

Baca Juga: Sosialisasi Sadar Wisata digelar di Desa Wisata Tunggularum Wonokerto guna meningkatkan pemahaman Sapta Pesona bagi Pokdarwis

Pada aplikasi MitraDarat, kata Hendro, calon pemudik melakukan login pada aplikasi dengan memasukkan email / akun Google. Selanjutnya masukkan nomor telepon (WhatsApp) dan masukkan kode OTP, jika diminta. Jika login sudah berhasil maka akan muncul halaman utama aplikasi MitraDarat dan pilih tab “event” untuk lihat menu Mudik Gratis.

Untuk melakukan pemesanan tiket mudik gratis, calon pemudik dapat memilih menu “Mudik Gratis” pada aplikasi MitraDarat. Lalu pilih lokasi keberangkatan dan tujuan mudik, kemudian pilih armada bus yang sesuai. Setelah itu, calon pemudik dapat mengisi data diri. Pemesanan tiket diakhiri dengan meng-klik tombol “Selesaikan Pemesanan”.

“Adapun untuk syarat dan Ketentuan Mudik Gartis Tahun 2024 antara lain pendaftaran secara online, melalui aplikasi mobile “MitraDarat”. Peserta juga wajib memiliki dokumen kependudukan yang sah pada saat mendaftar (KTP). Setiap peserta hanya bisa memilih satu kota tujuan mudik,” ujar Hendro.

Baca Juga: Erick bertekad, PSSI 'all out' loloskan Timnas U-23 ke Olimpiade

Bila peserta mudik gratis akan mengikuti mudik-balik (PP), maka pendaftaran arus balik dilakukan secara bersamaan pada saat mendaftar arus mudik, dengan catatan asal kota balik sama dengan kota tujuan mudik yang dipilih (tidak melayani pendaftaran hanya arus balik/urban).

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Widyo Suprayogi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Ikan sapu-sapu, Pram dan ekosistem lingkungan

Selasa, 14 April 2026 | 16:00 WIB
X