339 purna tugas anggota KORPRI Sleman terima tali asih, segini besarannya

photo author
Awan Turseno, Harian Merapi
- Selasa, 19 Desember 2023 | 18:25 WIB
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa menyerahkan tali asih kepada perwakilan purna tugas KORPRI Sleman  (Dok. Prokopim Setda Sleman)
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa menyerahkan tali asih kepada perwakilan purna tugas KORPRI Sleman (Dok. Prokopim Setda Sleman)

HARIAN MERAPI - Sebanyak 339 orang purna tugas anggota KORPRI menerima tali asih dari Pemerintah Kabupaten Sleman. Tali asih diserahkan secara simbolis oleh Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa di Pendopo Parasamya Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman, Selasa (19/12/2023).

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Sleman, R Budi Pramono menyampaikan, penyerahan tali asih kali ini merupakan semester kedua di tahun 2023 yang diberikan melalui iuran anggota KORPRI.

"Tali asih ini sebagai penghargaan atas pengabdian anggota KORPRI yang saat ini telah purna tugas. Setiap tahun, tali asih diberikan dalam dua tahap, yaitu untuk para purna tugas semester pertama dan para purna tugas di semester kedua," jelasnya.

Baca Juga: Enam kekhasan dan keunikan masa remaja, salah satu di antaranya masa mencari identitas diri

Dijelaskan Budi Pramono, pada semester kedua ini, tali asih diberikan kepada 339 purna tugas dengan rincian unsur PNS sebanyak 290 orang, perangkat kalurahan 43 orang dan unit BUMD sebanyak enam orang.

“Besarnya nominal tali asih yang kita diberikan untuk setiap anggota KORPRI purna tugas senilai Rp 1,5 juta,” kata Budi.

Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa dalam sambutannya mengapresiasi dan penghargaan kepada para purna tugas yang selama ini telah mengabdi.

Mereka sudah memberikan sumbangsih tenaga dan pikiran yang terbaik demi lancarnya pelaksanaan pelayanan pada masyarakat dan pembangunan di Kabupaten Sleman.

Baca Juga: Sejumlah Pejabat Utama Polda DIY Dirotasi Termasuk Wakapolda, Ini Pejabat yang Dirotasi

"Semoga masa purna tugas ini dapat dinikmati dengan penuh rasa syukur, penuh kebahagiaan dan suka cita," ujarnya.

Masa purna tugas, lanjut Danang, adalah suatu masa transisi ke pola hidup baru. Masa purna tugas selalu menyangkut perubahan peran dalam siklus hidup, baik sebagai pibadi maupun dalam bermasyarakat. Perubahan yang terjadi merupakan hal yang alami untuk dijalani.

"Perlu kita sadari bahwa memasuki masa purna tugas bukan berarti akhir dari proses aktivitas dan kreativitas. Pemkab Sleman masih mengharapkan sumbangsih pemikiran, ide, masukan dan sumbangan tenaga dari saudara agar pelayanan kepada masyarakat dan pelaksanaan pembangunan di Sleman dapat dilakukan secara lebih optimal lagi," ungkapnya.

Danang juga menyampaikan harapannya agar para purna tugas tetap menjadi insan yang produktif dan mampu memberikan kontribusi secara nyata kepada masyarakat.*

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Widyo Suprayogi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X