• Senin, 23 Mei 2022

Kembangkan Kota Pintar, Kominfo Bangun Pusat Data dan Perluas Smart City, Begini Prospeknya

- Jumat, 31 Desember 2021 | 11:31 WIB
 Ilustrasi - smart city  (Antara)
Ilustrasi - smart city (Antara)


JAKARTA, harianmerapi.com - Pada tahun 2022 Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) akan membangun pusat data sekaligus mendorong perluasan smart city di Indonesia.


Rencana Kominfo ini tak lepas dari upaya untuk membangun Kota Pintar di seluruh Indonesia.
"Di tahun 2021, terdapat tambahan sebanyak 48 Kabupaten/Kota di Kawasan Pariwisata Nasional dan Ibu Kota Negara Baru yang mengikuti program Gerakan Menuju Smart City dan telah menyelesaikan masterplan kota cerdas melalui pendampingan oleh Kementerian Kominfo," kata juru bicara Kominfo, Dedy Permadi, dalam keterangan pers, dikutip Jumat (31/12/2021).

Pada 2020, Kominfo mendampingi 98 kabupaten dan kota di Indonesia untuk mengembangkan program kota pintar. Secara total, kementerian sudah mengadakan pendampingan untuk program smart city bagi 146 kabupaten dan kota di seluruh Indonesia.

 Baca Juga: Kasus Omicron di Inggris Meluas, dalam Seminggu 18 Ribu Nakes Terinfeksi

Selain itu, tahun depan Kominfo juga akan mulai membangun Pusat Data National Pemerintah atau Government Cloud.

"Kami juga menargetkan peletakan batu pertama Pusat Data Nasional (PDN) Pemerintah (Government Cloud) pertama di Bekasi di tahun 2022," kata Dedy.

Sambil melaksanakan pra-pembangunan Pusat Data Nasional tahun ini, Kominfo sudah mengoperasikan Pusat Data Nasional Sementara atau PDNS.

Baca Juga: Link Download Buku Saku Nataru 2021, Merayakan Tahun Baru di Rumah Lebih Aman

"Saat ini Pusat Data Nasional Sementara telah memfasilitasi penyimpanan data bagi beberapa aplikasi untuk penanganan COVID-19, seperti PeduliLindungi, SiLacak, PCare, dan juga PDNS dimanfaatkan untuk penyimpanan data 223 Instansi Pemerintahan Pusat dan Daerah," kata Dedy.

Tata kelola Pemerintahan Digital atau Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) menghadapi berbagai tantangan, seperti integrasi dan interoptabilitas data dan sistem elektronik agar tata kelola bisa lebih efisien.

Halaman:

Editor: Hudono

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tips Membuat Kata Sandi yang Aman dan Kuat

Jumat, 6 Mei 2022 | 19:40 WIB
X