• Rabu, 8 Desember 2021

OJK Imbau Masyarakat Waspada Sebelum Investasi Layanan Keuangan Digital

- Selasa, 12 Oktober 2021 | 20:56 WIB
Ilustrasi  (Antara/Shutterstock)
Ilustrasi (Antara/Shutterstock)

JAKARTA, harianmerapi.com - Ketua Satgas Waspada Investasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tongam L. Tobing mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan sebelum melakukan investasi daring, terutama dengan layanan keuangan digital (fintech) atau peminjaman peer-to-peer (P2P lending).

Langkah pertama, adalah memastikan pihak yang menawarkan investasi tersebut memiliki perizinan dari otoritas yang berwenang sesuai dengan kegiatan usaha yang dijalankan.

"Kedua, memastikan pihak yang menawarkan produk investasi, memiliki izin dalam menawarkan produk investasi atau tercatat sebagai mitra pemasar," kata Tongam dalam keterangannya, Selasa (12/10/2021).

Baca Juga: Tim Terjun Payung Putri DIY Sumbang Emas di PON XX Papua

Lebih lanjut, memastikan jika terdapat pencantuman logo instansi atau lembaga pemerintah dalam media penawarannya telah dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

"Informasi mengenai daftar perusahaan yang tidak memiliki izin dari otoritas berwenang dapat diakses melalui Investor Alert Portal pada www.sikapiuangmu.ojk.go.id," kata Tongam.

Dalam mengatasi fintech ilegal, kementerian dan lembaga yang tergabung dalam Satgas Waspada Investasi melakukan langkah sebagai berikut.

Baca Juga: Bermain Imbang 0-0, Pertahanan PSIM Bikin Persis Frustasi pada Liga 2 di Stadion Manahan Solo

Langkah pertama adalah mengumumkan fintech P2P lending ilegal kepada masyarakat.

Kedua, mengajukan blokir website dan aplikasi secara rutin kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI.

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X