Harga beras bulan Agustus 2023 kerek inflasi 1,34 persen. Tertinggi sejak 2015, BPS jelaskan begini

photo author
Koko Triarko, Harian Merapi
- Jumat, 1 September 2023 | 17:55 WIB
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini, dalam siaran pers yang dipantau daring, pada Jumat (1/9/2023).  (Tangkapan Layar YouTube BPS Statistics)
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini, dalam siaran pers yang dipantau daring, pada Jumat (1/9/2023). (Tangkapan Layar YouTube BPS Statistics)

HARIAN MERAPI - Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut harga beras pada bulan Agustus 2023 mengalami inflasi 1,34 persen secara month to month.

Menurut BPS, inflasi harga beras di bulan Agustus 2023 sebesar 1,34 persen ini lebih tinggi dari bulan sebelumnya.

BPS juga mengatakan, inflasi harga beras bulan Agustus 2023 merupakan yang tertinggi sejak tahun 2015.

Baca Juga: BBW kembali sambangi kota pelajar dengan lautan buku di JEC, catat tanggalnya

Hal tersebut disampaikan oleh Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini, dalam siaran pers yang dipantau daring, pada Jumat (1/9/2023).

Pudji Ismartini menjelaskan, inflasi atau kenaikan harga beras bulan Agustus 2023 menyumbang andil terbesar terjadinya inflasi nasional sebesar 0,05 persen (m to m).

Adapun inflasi nasional pada Agustus 2023 sebesar 3,27 persen secara year to year, dengan tingkat inflasi tertinggi terjadi di Manokwari sebesar 6,40 persen.

Baca Juga: Kukuhkan Masata Sleman, Bupati Sleman: Kembangkan pariwisata kerja sama semua pihak

Pudji Ismartini menyebut, inflasi atau kenaikan harga beras bulan Agustus 2023 ini sudah terdeteksi sejak di tingkat produksi.

Hal itu antara lain karena adanya persaingan harga pembelian gabah di tingkat petani maupun di penggilingan.

"Sementara itu, jumlah produksi beras saat ini cenderung berkurang karena sudah lewat masa panen pada Juli lalu," katanya.

Baca Juga: Penggemar lagu lawas suka lantunkan Jangan Salah Menilai dan Mahameru, bisa solo maupun menyanyi bersama

Selain itu, Pudji Ismartini juga menyebut luas panen padi bulan Agustus 2023 juga berkurang dibandingkan bulan Juli 2023.

"Demikian pula dengan produksi padi yang menurun sebesar 4,01 persen," ungkapnya.

Namun demikian meski terjadi inflasi pada komoditas beras, pada bulan Agustus 2023 ini secara umum terjadi deflasi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Widyo Suprayogi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X