HARIAN MERAPI - Komunitas Minggu Legi menggelar kegiatan Syawalan sebagai momentum mempererat silaturahmi pasca-Idulfitri, Sabtu (4/4/2026).
Acara berlangsung dengan suasana hangat dan penuh kebersamaan, dihadiri oleh anggota komunitas serta sejumlah tamu undangan.
Kegiatan ini menghadirkan Penceramah Dr. H. Khamim Zarkasih Putro sebagai narasumber utama. Dalam penyampaiannya, ia mengangkat tema tentang hikmah Syawalan, khususnya pentingnya saling memaafkan sebagai fondasi dalam menjaga hubungan antarsesama.
Baca Juga: Belasan Ribu Pamong Semarakkan Kirab Mangayubagya 80 Tahun Sri Sultan Hamengku Buwono X
Ia menekankan bahwa Syawalan bukan sekadar tradisi, melainkan ruang untuk membersihkan hati, memperbaiki relasi, dan memulai kembali dengan niat yang lebih baik.
“Melalui Syawalan, kita diajak untuk benar-benar kembali pada fitrah, saling membuka pintu maaf, dan memperkuat rasa persaudaraan,” ungkapnya.
Turut hadir Mustofa W. Hasyim yang memberikan sentuhan khas melalui penampilan sastra dan musikal. Dalam kesempatan tersebut, ia membacakan geguritan berjudul Ngas Nges Ngos, karya ciptaannya sendiri, dengan penuh penghayatan.
Ia juga melantunkan lagu Sholawat Ibrohim yang semakin menambah suasana reflektif dan spiritual dalam kegiatan tersebut.
Baca Juga: Silaturahmi Kamtibmas, Kapolres Sukoharjo ajak buruh ciptakan May Day 2026 aman
Ketua Komunitas Minggu Legi, Dr. Akhir Lusono, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini.
Ia juga mengungkapkan bahwa secara komunitas, Minggu Legi sebenarnya telah lama aktif dalam berbagai kegiatan kebudayaan, namun secara administratif baru saja memperoleh pengakuan resmi.
“Secara gerakan, kita sudah berjalan cukup lama. Namun secara administratif, Alhamdulillah nomor induk kebudayaan baru kami peroleh sekitar satu bulan lalu dari Kundha Kabudayan Kabupaten Bantul. Ini menjadi langkah awal yang penting untuk semakin menguatkan peran komunitas ke depan,” ujarnya.
Di akhir sambutannya, ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara.
Baca Juga: Semangka jenis madrid banyak ditanam di Lampung dan Bangka, hasil panenannya laris terjual di Jogja
“Kami mengucapkan terima kasih kepada narasumber, tamu undangan, serta seluruh anggota komunitas yang telah hadir dan berkontribusi. Semoga kebersamaan ini terus terjaga dan membawa kebaikan bagi kita semua,” tutupnya.