• Rabu, 17 Agustus 2022

Ada yang Aneh pada Kejuaraan Wimbeldon Tahun Ini, Begini Kata Rafael Nadal...

- Minggu, 26 Juni 2022 | 16:10 WIB
Dokumentasi - Rafael Nadal dan Roger Federer berpelukan seusai bertanding dalam babak semi final Wimbledon 2019 di AELTC London pada 12 Juli 2019.  (ANTARA/REUTERS/Corinne Dubreuil/ABACAPRESS.COM.)
Dokumentasi - Rafael Nadal dan Roger Federer berpelukan seusai bertanding dalam babak semi final Wimbledon 2019 di AELTC London pada 12 Juli 2019. (ANTARA/REUTERS/Corinne Dubreuil/ABACAPRESS.COM.)

JAKARTA, harianmerapi.com - Petenis Spanyol Rafael Nadal mengakui, Roger Federer tidak hanya seorang lawan di arena kompetisi, tapi juga menjadi seorang kawan yang kerap memberikan dukungan satu sama lain.

"Saya pikir dalam beberapa hal kami saling mendorong. Ingin rasanya berpikir bahwa motivasi ini datang dari diri sendiri, tapi kenyataannya memiliki rival seperti dia ikut mempengaruhi semangat dan motivasi saya untuk bertanding," ungkap Nadal dalam jumpa pers Wimbledon yang dilansir Reuters sebagaimana dikutip Antara, Minggu (26/6/2022).

Federer bermain sebagai junior di Wimbledon pada tahun 1998 dan selalu kembali setiap tahun sejak itu. Ia memenangi rekor delapan gelar dan mengukuhkan dirinya sebagai raja lapangan rumput.

Baca Juga: Kunjungi Rusia dan Ukraina, Ini Misi yang Dibawa Presiden Joko Widodo..

Namun sayangnya Federer yang kini berusia 40 tahun itu akan absen, memberikan peluang Nadal si Raja Tanah Liat untuk memperpanjang gelar Grand Slam yang ke-23, termasuk dua kemenangan dari Australia Open dan French Open tahun ini.

Meski begitu, Federer telah mengisyaratkan untuk kembali bertanding setelah Wimbledon dengan fokus pada Grand Slam terakhir di musim ini yaitu US Open.

"Kami telah bermain di setiap stadion besar, tetapi tidak di New York. Itu satu-satunya hal yang sedikit mengganggu saya, bahwa kami tidak pernah bermain di New York," kata Nadal.

Baca Juga: Tips bagi Pelaku UMKM yang Akan Go Digital...

Nadal akan mengawali usahanya untuk meraih gelar Wimbledon ketiga melawan debutan Argentina, Francisco Cerundolo di babak pertama.

Dia mengaku merasa aneh tampil di Wimbledon tanpa kehadiran mantan peringkat satu dunia versi ATP, Roger Federer, yang pernah mencatatkan persaingan bersejarah bersama dirinya di lapangan rumput London, Inggris tersebut.

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X