• Kamis, 9 Desember 2021

Yahya Waloni Dijerat dengan Pasal Berlapis Sama Seperti Muhammad Kece

- Jumat, 27 Agustus 2021 | 10:53 WIB
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono, menyampaikan konferensi pers di Gedung Divisi Humas Polri, Jakarta Selatan, Jumat (27/8/2021).  (ANTARA/Laily Rahmawaty)
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono, menyampaikan konferensi pers di Gedung Divisi Humas Polri, Jakarta Selatan, Jumat (27/8/2021). (ANTARA/Laily Rahmawaty)

JAKARTA, harianmerapi.com - Penceramah Muhammad Yahya Waloni dijerat dengan pasal berlapis oleh Direktorat Tindak Pidana Siber (Dit Siber) Bareskrim Polri atas dugaan ujaran kebencian bermuatan SARA dan penodaan terhadap agama tertentu.

"Penyidik menjeratnya dengan pasal berlapis, dari perbuatannya disangkakan dengan beberapa pasal," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono, dalam konferensi pers di Gedung Divisi Humas Polri, Jakarta, Jumat (27/8/2021).

Rusdi menjelaskan, pasal yang disangkakan kepada Yahya Waloni sama seperti Muhammad Kece, yakni Pasal 28 ayat (2) dan junto Pasal 45a ayat (2), di mana dalam pasal tersebut diatur barang siapa dengan sengaja tidak sah menyebarkan permusuhan, kebencian berdasarkan SARA dan juga disangkakan dengan Pasal 156a KUHPidana tentang penodaan agama.

Baca Juga: Yahya Waloni Ditangkap Polisi, Terkait Ceramahnya

"Pasal yang disangkakan sama, perilaku dan tindakannya sama (dengan Muhammad Kece-red)," tutur Rusdi.

Dalam konferensi pers pagi itu, Rusdi juga menjelaskan, kronologis penangkapan Muhammad Yahya Waloni pada Kamis (26/8/2021) sekitar pukul 17.00 WIB di Perumahan Permata, Klaster Dragon, Kecamatan Cileungsi, Kabupate Bogor, Jabar.

Penegakan hukum terhadap Yahya Waloni berdasarkan Laporan Polisi (LP) Nomor 0287/VI/2021/Bareskrim.Polri tanggal 27 April 2021. Setelah adanya laporan, penyidik Bareskrim Polri melakukan penyelidikan dan bulan Mei status perkara dinaikkan menjadi penyidikan termasuk menetapkan tersangka.

Baca Juga: Muhammad Kece Ditahan di Rutan Bareskrim, Polisi Sita Barang Bukti Kartu Pers

"Itukan proses sejak bulan April, bulan Mei sudah naik ke penyidikan, sudah jadi tersangka," ujar Rusdi.

Halaman:

Editor: Sutriono

Sumber: Antara

Tags

Terkini

X