• Selasa, 19 Oktober 2021

Hadapi Ancaman Siber Konten Negatif, Ini Langkah Kominfo

- Jumat, 13 Agustus 2021 | 11:34 WIB
   Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Semuel Abrijani Pangerapan dalam Cyber Intelligence Forum yang berlangsung virtual dari Jakarta, Kamis (12/08/2021).  (kominfo.go.id)
Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Semuel Abrijani Pangerapan dalam Cyber Intelligence Forum yang berlangsung virtual dari Jakarta, Kamis (12/08/2021). (kominfo.go.id)


JAKARTA, harianmerapi.com - Ancaman siber dan konten negatif masih menjadi musuh masyarakat, sehingga harus ditanggulangi segera.


Berkenaan itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah melakukan langkah dari hulu hingga hilir untuk menangani ancaman tersebut di Indonesia.

"Ketiga pendekatan ini diperlukan mengingat pentingnya keamanan siber di era digital dan terwujudnya lingkungan digital yang aman bagi masyarakat, sehingga diperlukan adanya strategi yang komprehensif dalam kultivasi kultur masyarakat yang sadar akan pentingnya literasi keamanan siber," kata Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Semuel Abrijani Pangerapan, dikutip dari siaran pers, Jumat (13/8/2021).

Baca Juga: Cara Mengecek BSU Pekerja Rp 1 Juta, Simak Langkah-langkahnya di Website BPJS Ketenagakerjaan Sangat Mudah

Di tingkat hulu, Kominfo fokus pada literasi digital masyarakat, yaitu Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi, bekerja sama dengan lebih dari 110 institusi yang terdiri dari komunitas, akademisi, lembaga pemerintahan dan swasta.

Di tingkat tengah, Kominfo menekankan pada tindakan pencegahan seperti memblokir akses dan menurunkan konten yang menjadi sumber penyebaran konten negatif.

Untuk tingkat ini, Kominfo menggandeng lebih dari 16 kementerian dan lembaga terkait. Sementara untuk blokir dan penurunan konten negatif, pemerintah juga bekerja sama dengan penyelenggara sistem elektronik atau platform.

Di tingkat hilir, Kominfo mendukung penegakan hukum untuk mencegah penyebaran konten negatif yang bisa meresahkan masyarakat dan mengganggu ketertiban umum.

"Dalam hal penerapan tugas ini, kami bermitra dan berkoordinasi dengan kepolisian dan kejaksaan," kata Semuel.

Aspek pelindungan data pribadi menjadi perhatian Kominfo ketika membicarakan keamanan siber. Menurut Semuel, saat ini Indonesia memiliki lebih dari 30 peraturan yang berkaitan dengan data pribadi.

Halaman:

Editor: Hudono

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kasus Korupsi Bupati Muba. KPK Tahan Empat Tersangka

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 23:03 WIB
X