• Jumat, 30 September 2022

Mengapa Bupati Pemalang ditangkap KPK, ini penjelasan lengkapnya

- Jumat, 12 Agustus 2022 | 10:00 WIB
Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron.  (ANTARA/Benardy Ferdiansyah  )
Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron. (ANTARA/Benardy Ferdiansyah )


HARIAN MERAPI - KPK telah menangkap tangan Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo atas dugaan suap. Sejauh ini KPK masih mendalami siapa saja yang terlibat dalam praktik suap tersebut.


Jakarta, 12/8 (ANTARA) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo terlibat kasus suap dalam pengadaan barang dan jasa serta jabatan.


Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, menyebut Bupati Pekalongan terlibat tindak pidana suap dan pungutan tidak sah dalam pengadaan barang dan jasa serta jabatan.

Baca Juga: Final AFF U-16 Indonesia vs Vietnam malam ini, Bima Sakti siapkan 'ritual khusus'

"Berkaitan dugaan tindak pidana korupsi suap dan pungutan tidak sah dalam pengadaan barang dan jasa serta jabatan," Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron.

Ia mengatakan bahwa KPK telah menangkap 23 orang, termasuk Mukti Agung Wibowo pada hari Kamis (11/8).

"Kami telah mengamankan beberapa orang sekitar 23 orang dari Pemalang," ujar dia.

Baca Juga: Mobil listrik Wuling Air EV resmi mengaspal di Jakarta, harga mulai dari Rp 238 juta

Tim penyelidik saat ini sedang meminta keterangan dari para pihak tersebut.

"Tim lidik KPK sedang memeriksa, pada saatnya nanti akan kami jelaskan secara lebih detail," ucap Ghufron.

Halaman:

Editor: Hudono

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Berkas kasus penistaan agama oleh Roy Suryo lengkap

Kamis, 29 September 2022 | 18:38 WIB

KPK tidak akan hentikan kasus Lukas Enembe

Selasa, 27 September 2022 | 17:41 WIB
X