• Selasa, 21 September 2021

Brutal dan Sadis, Otak Perampokan 6 Kilogram Emas di Medan Terpaksa Ditembak Mati

- Rabu, 15 September 2021 | 23:06 WIB
Petugas kepolisian melakukan proses olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi perampokan toko emas, di Pasar Tradisional Simpang Limun, diJalan Sisingamangaraja, Medan, Sumut pada Kamis (26/8/2021).  (ANTARA/Nur Aprilliana Br Sitorus )
Petugas kepolisian melakukan proses olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi perampokan toko emas, di Pasar Tradisional Simpang Limun, diJalan Sisingamangaraja, Medan, Sumut pada Kamis (26/8/2021). (ANTARA/Nur Aprilliana Br Sitorus )

MEDAN,harianmerapi.com-Komplotan perampok yang menggondhol 6,8 kilogram emas di Medan ditangkap polisi. Lima orang pelaku diamankan. Otak komplotan prampok ini ditembak mati karena melawan saat ditangkap.

kelima pelaku merampok dua toko emas, yaitu Aulia dan Masrul F di Pasar Simpang Limun, Jalan SM Raja Medan, Kecamatan Medan Kota, Kota Medan. Mereka juga menembak seorang juru parkir.

Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, dalam keterangannya di Mapolda Sumut, Rabu (15/9/2021) mengatakan kelima pelaku yang ditangkap itu H (38) warga Jalan Paluh Kemiri Lubuk Pakam, P (32) warga Jalan Menteng VII Medan Denai, F (21) warga Jalan Garu I Medan Amplas, PG (26) warga Medan Johor, dan D (28) warga Medan.

Ia menyebutkan, saat dilakukan prarekonstruksi, salah seorang pelaku perampokan yakni H mencoba melawan petugas, sehingga dilakukan tindakan tegas (ditembak) dan akhirnya meninggal dunia.

Baca Juga: Pelaku Ditangkap, Polisi Dalami Kasus Pembunuhan Ayah dan Saudara Kandung di Medan

Dalam penangkapan terhadap kelima pelaku itu, petugas mengamankan barang bukti tiga unit senjata, yaitu senjata laras panjang rakitan, senjata pistol rakitan, dan senjata revolver.

"Kemudian, petugas juga mengamankan barang bukti 117 butir peluru senjata laras panjang, 96 butir peluru senjata pistol, 11 butir peluru senjata revolver, dan satu unit sepeda motor yang digunakan pelaku saat merampok toko emas tersebut," ujar Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak.

Kapolda menjelaskan, otak pelaku perampokan toko emas itu adalah H, dan sempat menyuruh tiga pelaku lainnya F, P, dan PG melakukan observasi ke lapangan pada Rabu (25/8/2021) ke lokasi sebelum dilakukan perampokan tersebut.

Baca Juga: Gajah Dibunuh Pemburu Liar, Gadingnya Dijual Rp 3,5 Juta

Sebelumnya ketiga pelaku F, P, dan PG tidak mengenal H, namun diperkenalkan oleh D, karena H meminta bantuan kepada D untuk mencarikan orang yang mau membantu melakukan perampokan di toko emas.

Halaman:

Editor: Herbangun Pangarso Aji

Sumber: Antara

Tags

Terkini

X