• Selasa, 9 Agustus 2022

Sukses OTT Bupati Probolinggo, KPK Apresiasi Dukungan Warga

- Rabu, 1 September 2021 | 23:46 WIB
Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari (kanan) bersama suaminya yang juga anggota DPR dan mantan Bupati Probolinggo Hasan Aminuddin mengenakan rompi tahanan KPK usai diperiksa di gedung KPK, Jakarta, Selasa (31/8/2021) dini hari. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj.)
Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari (kanan) bersama suaminya yang juga anggota DPR dan mantan Bupati Probolinggo Hasan Aminuddin mengenakan rompi tahanan KPK usai diperiksa di gedung KPK, Jakarta, Selasa (31/8/2021) dini hari. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj.)

JAKARTA,harianmerapi.com-Keberhasilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)  dalam operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari dan kawan-kawan tak lepas dari peran warga masyarakat. KPK pun memberi apresiasi.

"KPK berterima kasih atas dukungan dari segenap pihak, khususnya masyarakat Probolinggo, dalam kegiatan tangkap tangan yang berlangsung pada Minggu, 29 Agustus 2021," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (1/9/2021).

Ia mengatakan dukungan masyarakat sangat penting dan berarti bagi KPK untuk dapat terus melaksanakan tugas-tugas pemberantasan korupsi secara optimal.

"Tentu tidak hanya sebatas dalam penanganan sebuah perkara, namun juga pada area pencegahan maupun pendidikan antikorupsi," ucap Ali.

Baca Juga: Bupati Probolinggo Bersama Empat Tersangka Lain Ditahan KPK

Ia mengatakan peristiwa yang menjerat Puput dan kawan-kawan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa korupsi masih jamak terjadi di sekitar kita, dari lingkup skala kecil hingga besar, dengan berbagai modus dan para pelakunya.

"Kejahatan korupsi yang begitu kompleks dan memberikan dampak domino harus kita stop bersama. KPK tidak bisa bekerja sendirian, pelibatan masyarakat adalah suatu keniscayaan," tuturnya.

KPK, kata dia, meyakini dengan langkah bersama seluruh elemen masyarakat untuk terus saling mendukung, pemberantasan korupsi akan makin kuat dan dapat terus memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan, kemakmuran, dan keadilan masyarakat.

Baca Juga: KPK: Tarif Jabatan Kades di Kabupaten Probolinggo Rp20 Juta

Diketahui, KPK total menetapkan 22 orang sebagai tersangka kasus dugaan suap jual beli jabatan kepala desa (kades) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Probolinggo Tahun 2021.

Halaman:

Editor: Herbangun Pangarso Aji

Sumber: Antara

Tags

Terkini

ASEAN Para Games 2022 ditutup Presiden Jokowi

Sabtu, 6 Agustus 2022 | 12:15 WIB
X