HARIAN MERAPI - Mahasiswa Fakultas Hukum Keluarga Islam, Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga melakukan penyuluhan kesetaraan hukum dan gender kepada warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Salatiga, Senin (13/4/2026).
Puluhan warga binaan mengikuti penyuluhan ini di Aula Rutan Salatiga
Penyuluhan ini untuk meningkatkan pemahaman warga binaan terkait hak dan kewajiban dalam perspektif hukum, serta pentingnya kesetaraan gender dalam kehidupan bermasyarakat.
Baca Juga: Ibu Imbuh Petani di Wonosobo Terperosok Tanah dan Hilang Terseret Arus Sungai
Materi yang disampaikan mencakup pengenalan dasar hukum, hak asasi manusia, serta peran laki-laki dan perempuan yang setara dalam berbagai aspek kehidupan.
Mahasiswa menyampaikan materi secara interaktif dengan metode diskusi dan tanya jawab, sehingga peserta lebih mudah memahami serta menyampaikan pengalaman dan pandangannya.
Kepala Sub Seksi Pengelolaan Tahanan Rutan Salatiga, Rondi, mengatakan bahwa kegiatan penyuluhan seperti ini sangat bermanfaat dalam memberikan wawasan baru bagi warga binaan.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif dari mahasiswa UIN Salatiga. Kegiatan ini memberikan pengetahuan yang positif dan membangun, khususnya dalam memahami kesetaraan hukum dan gender,” ujar Rondi.
Baca Juga: Sembilan perusahaan diduga langgar THR Idul Fitri 2026, pembayaran belum lunas
Diharapkan warga binaan dapat memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai hak dan kewajiban mereka, serta mampu menerapkan nilai-nilai kesetaraan dalam kehidupan sehari-hari, baik selama masa pembinaan maupun setelah kembali ke masyarakat.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa dalam pengabdian kepada masyarakat, sekaligus mendukung proses pembinaan yang humanis di lingkungan pemasyarakatan. *