Gumregah Culture Festival Sambirejo Prambanan, Dukung Pelestarian Budaya untuk Keistimewaan Yogyakarta

photo author
Awan Turseno, Harian Merapi
- Senin, 29 Mei 2023 | 06:30 WIB
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa menghadiri Gumregah Culture Festival di Kalurahan Sambirejo.  (Foto: Dok. Prokopim Setda Sleman)
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa menghadiri Gumregah Culture Festival di Kalurahan Sambirejo. (Foto: Dok. Prokopim Setda Sleman)

HARIAN MERAPI - Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa menilai, kegiatan merti desa dan kirab budaya sebagai wujud upaya untuk melestarikan budaya yang ada. Selain itu juga menjadi sarana menjaga kerukunan, kekompakan dan kegotong royongan masyarakat.

"Merti desa dan kirab budaya sebagai wujud upaya untuk merawat seni tradisi dan budaya. Bahkan menjadi bagian dalam mendukung dan mewujudkan Keistimewaan Yogyakarta," kata Danang Maharsa saat menghadiri gelar budaya Gumregah Culture Festival dalam rangka Hari Jadi ke-96 Kalurahan Sambirejo, Prambanan.

Festival ini merupakan rangkaian kirab budaya dan merti desa yang digelar di Balai Kalurahan Sambirejo, Prambanan, mulai Jumat-Minggu (26-28/5/2023).

Baca Juga: Polresta Sleman Bentuk Polisi RW, Ini Tugas dan Fungsinya

Danang Maharsa menyampaikan apresiasinya atas penyenggaraan kegiatan tersebut yang dikemas dalam berbagai kegiatan budaya dan seni tradisi.

Pada kesempatan tersebut Danang juga mengajak kepada masyakarat untuk terus mengenalkan seni tradisi dan kebudayaan kepada para anak muda.

Hal ini agar nantinya dapat mewarisi kebudayaan serta meneruskan kepada generasi yang selanjutnya.

Baca Juga: PPDB SMA/SMK DIY 2023, Syarat Zonasi Radius Tak Hanya KK

Senada, Kepala Biro Tata Pemerintahan, KPH Yudhonegoro menyampaikan bahwa dengan terselenggaranya kegiatan tersebut menjadi bukti letupan semangat masyarakat.

Sebelumnya, berbagai penyelenggaraan kegiatan kebudayaan sempat vakum karena adanya pandemi Covid-19.

"Bersyukur kita telah melewati pandemi. Mari kita gumregahkan lagi geliat ekspresi budaya masyarakat, budaya Yogyakarta yang syarat makna filosofi untuk memperkuat jati diri bangsa," katanya.

Baca Juga: Sejarah Nama-nama Kampung di Kotagede Yogya Diangkat Lewat Pawai Alegoris 2023

KPH Yudhonegoro mengajak kepada masyarakat untuk bisa mengkolaborasikan kebudayaan dengan sektor-sektor lain seperti pariwisata agar nantinya masyarakat juga akan mendapatkan nilai lebih dari adanya aktivitas kebudayaan .

"Saya kira banyak sekali spot budaya dan wisata di Kapanewon Prambanan. Ini tentu bisa dikolaborasikan," ucap KPH Yudhonegoro.

Selain rangkaian merti desa dan kirab budaya, dalam peringatan ini juga dilaksanakan pengukuhan pengurus Desa Rintisan Budaya Kalurahan Sambirejo oleh Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa. *

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sutriono

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X