Aksi KKB makin membabi buta, gedung SMPN 1 Gome dibakar, begini situasi saat ini

photo author
Hudono, Harian Merapi
- Minggu, 12 November 2023 | 10:00 WIB
Kabid Humas Polda Papua Kombes Benny Prabowo. ( ANTARA/HO/Humas Polda Papua)
Kabid Humas Polda Papua Kombes Benny Prabowo. ( ANTARA/HO/Humas Polda Papua)




HARIAN MERAPI - Aksi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua makin membabi buta.


Mereka merusak fasilitas umum, termasuk gedung sekolah di Kabupaten Puncak, Papua Tengah.
KKB membakar gedung SMPN1 Gome, Kabupaten Puncak, Papua Tengah.


Demikian informasi yang disampaikan Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo di Jayapura, Sabtu.

Baca Juga: Berulah anarkis meresahkan masyarakat, anggota perguruan silat pelaku penganiayaan ditangkap polisi Sukoharjo

"Saat ini keamanan di wilayah Kabupaten Puncak, khususnya Distrik Gome kembali terganggu setelah KKB selain membakar gedung SMPN 1 juga membakar honai warga di wilayah terpisah di Kampung Kunga, Distrik Ilaga," kata dia.

Ia mengatakan dari laporan Kapolres Puncak Kompol I Nyoman Punia terungkap pada Jumat (10/11) sekitar pukul 17.15 WIT SMPN 1 Gome dilaporkan terbakar diikuti tembakan 'flare' berwarna merah sebanyak 10 kali dari tiga arah yang berbeda.

Beberapa menit kemudian, kata Benny, dari jarak sekitar 400 meter terdengar tembakan yang mengarah ke pos kodim persiapan yang diduga dilakukan KKB sehingga terjadi kontak tembak yang berakhir KKB lari menuju Kampung Kunga.

Baca Juga: Prediksi kesehatan zodiak Libra, Scorpio, Sagitarius Minggu 12 November 2023 mulailah rutinitas olahraga baru


Menurut Benny, pada pukul 20.45 WIT dilaporkan satu honai di Kampung Kunga dibakar

Untuk menghindari gangguan susulan, ujar Benny, maka anggota TNI-Polri meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan.

Sebelumnya Kapen Kogabwilhan III Kolonel Czi Gusti Nyoman Suriastawa mengatakan Satgas Yonif 300/Bjw berhasil mengamankan berbagai peralatan milik KKB di Gome, Kabupaten Puncak.

Baca Juga: Presiden Jokowi resmikan pembukaan kantor FIFA di Jakarta, bukti potensi sepakbola Indonesia sangat besar

Peralatan milik KKB itu diamankan pada Jumat (10/11) sekitar pukul 07.37 WIT. Hal ini berkat adanya laporan keberadaan sekelompok orang yang bukan warga setempat di salah satu honai milik warga dan saat didekati mereka langsung melarikan diri ke hutan.

Sempat terjadi kontak tembak karena salah seorang di antaranya membawa senjata laras panjang, kata Kolonel Czi Gusti Nyoman Suriastawa.*

 

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hudono

Sumber: ANTARA

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X