• Sabtu, 25 Juni 2022

Founder Asix Token Anang Hermansyah Gulirkan NFT Ramah HAKI

- Selasa, 5 April 2022 | 10:00 WIB
Ashanti dan Anang Hermansyah.  (ANTARA/HO-ASIX)
Ashanti dan Anang Hermansyah. (ANTARA/HO-ASIX)



JAKARTA, harianmerapi.com - Anang Hermansyah selaku founder Asix Token membuat terobosan dengan menggulirkan non-fungible token (NFT) ramah hak cipta dan hak atas kekayaan intelektual (HAKI).


Dalam NFT tersebut disematkan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) untuk melindungi hak cipta para seniman atau pemilik karya.

"Di dalam NFT, kita sematkan artificial intelligence yang mampu mendeteksi siapa pemiliknya, penciptanya, dan rekam jejak karya tersebut," ujar Anang dalam keterangan di Jakarta, Selasa (5/4/2022).

Baca Juga: Di Masa Pandemi Covid-19 Banyak Orang Mengalami Stres, Begini Mengatasinya

Di dalam project NFT tersebut, anang merombak whitepaper karena ada beberapa inovasi baru. Untuk melengkapi itu, dalam waktu tidak lama akan diluncurkan website baru. White paper merupakan sebuah dokumen atau artikel yang isinya adalah penjelasan mengenai sebuah proyek untuk memberi kejelasan kepada investor dan calon pengguna.

"Kami terus berkomitmen dalam menjalankan bisnis dan menciptakan utility yang memperkuat fundamental Asix Token," kata Anang.

Sebagaimana diketahui, NFT mulai populer pada 2017 seiring dikenalkannya game NFT Cryptokitties. Kini, sejak akhir 2021, NFT kian populer di tengah masyarakat internasional.

Baca Juga: Gempa Magnitudo 6,0 Mengguncang Maluku

Total penjualan NFT pada 2021 tercatat melonjak 55 persen dibandingkan dengan setahun sebelumnya, yakni dari 250 juta dolar AS menjadi 389 juta dolar AS..

"Saya memperkirakan pasar NFT di Indonesia sangat potensial. Di sisi lain, perlu kita antisipasi juga hak cipta dan HAKI para pencipta NFT yang diperjualbelikan," ujar Anang.

Halaman:

Editor: Hudono

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tips Membuat Kata Sandi yang Aman dan Kuat

Jumat, 6 Mei 2022 | 19:40 WIB
X