• Senin, 23 Mei 2022

Guru Besar Undip Prof Dr Muhammad Nur DEA Nur Ciptakan Alat Pencuci Sayur dan Buah Bergelembung Mikro Ozon

- Minggu, 19 Desember 2021 | 20:27 WIB
Guru Besar Fakultas Sains dan Matematika Universitas Diponegoro Semarang Prof Dr Muhammad Nur DEA menunjukkan cara kerja mesin Generator Gelembung Ozon Nano & Mikro (GenGONaM) di Semarang, Sabtu (18/12/2021).  (ANTARA/HO-Humas Undip Semarang )
Guru Besar Fakultas Sains dan Matematika Universitas Diponegoro Semarang Prof Dr Muhammad Nur DEA menunjukkan cara kerja mesin Generator Gelembung Ozon Nano & Mikro (GenGONaM) di Semarang, Sabtu (18/12/2021). (ANTARA/HO-Humas Undip Semarang )

SEMARANG, harianmerapi.com - Dengan menggunakan gelembung mikro ozon Guru Besar Fakultas Sains dan Matematika Universitas Diponegoro Semarang Prof Dr Muhammad Nur DEA Nur menciptakan alat untuk mereduksi pestisida pada buah dan sayur.

Alat yang dinamai Generator Gelembung Ozon Nano & Mikro (GenGONaM) tersebut berfungsi mencuci buah dan sayur yang akan dikonsumsi dengan menggunakan gelembung mikro ozon.

Nur menjelaskan melalui siaran pers di Semarang, Minggu 19 Desember 2021, bahwa GenGONaM menggunakan generator ozon untuk memroduksi gelembung mikro dan nano.

Baca Juga: Gus Mus Menyampaikan Ajaran Islam Tentang Larangan Mencaci Orang yang Sudah Meninggal

"Ozon dalam bentuk gelembung mikro dan nano lebih mudah larut di dalam air. Air terlarut ozon digunakan untuk mencuci produk hortikultura yang terkena pestisida," katanya.

Adapun proses pencucian, lanjut dia, menggunakan wadah berputar yang tujuannya air bekas cucian bisa langsung keluar dan tidak mengenai produk lagi.

Ia menuturkan pengembangan alat ini bermula dari keprihatinan atas banyaknya kasus tengkes yang salah satunya dipicu oleh konsumsi buah dan sayur yang tidak bersih dari pestisida.

Baca Juga: Doa Nabi Yunus AS untuk Mencari Kunci yang Hilang, Kena Razia Masker dan WC Baru Disangka Rusak

"Konsumsi buah dan sayur yang mengandung pestisida berdampak terhadap tubuh dan kecerdasan," katanya.

Ia menjelaskan alat yang merupakan salah satu inovasi terpilih dalam Program Prioritas Riset Nasional (PRN) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tersebut mampu menghilangkan kandungan pestisida hingga 95 persen dalam 10 menit. *

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tips Membuat Kata Sandi yang Aman dan Kuat

Jumat, 6 Mei 2022 | 19:40 WIB
X