• Selasa, 25 Januari 2022

Ganjar Pranowo Jajal Motor Listrik Buatan PT HIT Kudus: Keren, Desainnya Bagus

- Kamis, 4 November 2021 | 05:00 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat menjajal motor listrik buatan PT Hartono Istana Teknologi Kudus sebagai produsen elektronik bermerek polytron di Kabupaten Kudus, Jateng, Rabu (3/11/2021).  ( ANTARA/HO-Humas Pemprov Jateng)
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat menjajal motor listrik buatan PT Hartono Istana Teknologi Kudus sebagai produsen elektronik bermerek polytron di Kabupaten Kudus, Jateng, Rabu (3/11/2021). ( ANTARA/HO-Humas Pemprov Jateng)

KUDUS, harianmerapi.com - "Ini keren, desainnya bagus. Buat berkendara di kota-kota oke."

Itulah komentar Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo usai menjajal sepeda motor listrik Evo di Kudus, Rabu 3 November 2021.

Motor listrik terbaru tersebut buatan PT Hartono Istana Teknologi (HIT) Kudus sebagai produsen elektronik bermerek Polytron yang berhasil membuat motor listrik yang dalam waktu dekat akan dipasarkan.

Baca Juga: Pipis di Bawah Pohon Kelengkeng, Disapa Penghuninya

Ganjar mengaku sangat bangga karena ada satu karya lagi dari Jateng, motor listrik buatan PT HIT setelah sebelumnya juga mengunjungi pabrik motor Viar di Semarang. Dan ternyata, tidak hanya satu jenis, Polytron sudah menyiapkan berbagai jenis motor listrik.

"Menurut saya bagus, desainnya bagus dan ada berbagai jenis. Sekarang masih berkembang dan ini belum diperkenalkan. Sebentar lagi dilaunching," ujarnya.

Ia menilai bentuk produk motor listrik buatan Polytron jauh lebih maju dan berkembang. Di seri motor yang lebih besar, desinnya menarik dan terlihat lebih gagah.

Baca Juga: Pernikahan yang Tak Direstui 6: Menyandang Predikat Sarjana Pengangguran

"Rasa-rasanya kita mesti siapkan untuk berpindah dari motor berbahan bakar fosil ke elektrik. Dan Jateng sudah memulai itu. Hari ini saya ke Polytron dan beberapa waktu lalu saya melihat produk lain yang juga sudah dilaunching," ujarnya.

Sementara itu, CEO PT Hartono Istana Teknologi Hariono mengungkapkan pihaknya memutuskan membuat motor listrik sejak 2018 lalu. Hal itu dilakukan karena melihat potensi pasar motor listrik cukup besar.

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

5 Cara Mengatasi Penyebab Suara Motor Nembak

Selasa, 11 Januari 2022 | 05:00 WIB
X