• Selasa, 19 Oktober 2021

Ini Pentingnya Vitamin dan Mineral Jaga Sistem Imun dan Tangkal Covid-19

- Kamis, 2 September 2021 | 13:59 WIB
Ilustrasi jeruk sebagai sumber vitamin C .  (Antara/Pixabay)
Ilustrasi jeruk sebagai sumber vitamin C . (Antara/Pixabay)

JAKARTA, harianmerapi.com - Asupan vitamin dan mineral sangat penting bagi sistem imun tubuh. Dokter spesialis gizi klinik dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dr. Arti Indira, Mgizi, Sp.Gk, FINEM menjelaskan, vitamin dan mineral berperan membantu respons imun tubuh yang bisa kacau akibat infeksi virus penyebab Covid-19.

Virus SARS-CoV-2 atau penyebab Covid-19 akan menyebabkan inteleukin naik yakni sitokin protein yang berfungsi sebagai pembawa pesan mengaktifkan sistem kekebalan; begitu juga dengan TNF alpha dan interferon yakni protein alami yang diproduksi tubuh sebagai respons melawan senyawa berbahaya.


Sementara di satu sisi, sel yang menjadi pembunuh alami serta sel T dibuat menjadi turun.
"Dengan konsumsi atau memasukkan sumber vitamin dan mineral seperti vitamin C dapat memodulasi sitokin di tubuh sehingga interleukin menjadi turun terutama interleukin 6 (IL-6) dan meningkatkan interleukin 10 (IL-10)," ujar dia dalam webinar Kamis (2/9/2021).

Baca Juga: Wapres Ma'ruf Berharap PPKM di Semua Daerah Levelnya Turun Agar Ada Kelonggaran Kegiatan Masyarakat


Arti mengatakan, selain vitamin C, ada juga vitamin E dan selenium yang berperan pada pertahanan tubuh dengan meningkatkan kekuatan sel, kemudian seng atau zinc dengan peran ganda selain menjaga pertahanan tubuh, juga secara langsung dapat membantu mengganggu replikasi virus. Inilah alasan mineral ini sering disebut sebagai antivirus yang berperan langsung terhadap virus penyebab COVID-19.

Di sisi lain, ada juga vitamin D yang berperan dalam sistem imun tubuh sebagai immunodobulator untuk membantu menurunkan inflamasi dan kejadian infeksi saluran pernapasan atas.

"Konsumsi vitamin D dari bahan makanan sumber, tingkatkan asupan dengan berjemur dan suplementasi," kata Arti.

Baca Juga: Tren Baru dalam Pernikahan Era Pandemi, Lebih Intim dan Ramah Teknologi

Optimalnya, kadar vitamin D di dalam tubuh yakni 40-60 ng/mL. Untuk memastikan tercukupi tidaknya level ini, dia menyarankan Anda memeriksakan kadar vitamin D sekaligus mineral di darah melalui pemeriksaan laboratorium sebelum melakukan terapi.

Halaman:

Editor: Hudono

Sumber: Antara

Tags

Terkini

Jaga Tumbuh Kembang Anak untuk Mencegah Stunting

Kamis, 14 Oktober 2021 | 15:07 WIB

Petai Hindarkan Sembelit dan Hipertensi

Senin, 11 Oktober 2021 | 19:08 WIB
X