ekonomi

Harga Plastik Melonjak, Produksi Pabrik di Wonoboyo Temanggung Turun 50 Persen

Selasa, 14 April 2026 | 22:00 WIB
Ilustrasi. Plastik yang digunakan untuk pertanian. (pexels)

HARIAN MERAPI - Kenaikan harga bahan baku plastik yang melonjak tajam hingga lebih dari 100 persen berdampak langsung pada aktivitas produksi industri pengolahan plastik di Kabupaten Temanggung.

Salah satunya terjadi pada sebuah pabrik milik CV Plasindo yang berlokasi di Kecamatan Wonoboyo.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Temanggung, Endang Praptiningsih, mengungkapkan harga plastik yang semula sekitar Rp230 ribu kini naik menjadi Rp480 ribu per satuan.

Baca Juga: PMI DIY Terima Hibah Peralatan Medis Tahap Dua dan Tiga dari PMI Pusat, IFRC dan Mitra Senilai Rp2,7 Miliar

Lonjakan ini memaksa pelaku usaha tetap berproduksi, namun dengan kapasitas yang turun hingga 50 persen.

"Meski demikian, jumlah tenaga kerja di pabrik tersebut tidak mengalami pengurangan. Produksi tetap berjalan dengan sistem kuota, menyesuaikan permintaan pasar dan ketersediaan bahan baku," kata dia, Selasa (14/4/2026).

Dia mengemukakan pabrik ini sendiri tidak mengolah bahan mentah, melainkan hanya memproses plastik gulungan menjadi kemasan siap pakai, khususnya untuk pembungkus buah jambu.

Produk tersebut kemudian didistribusikan ke sejumlah daerah seperti Wonosobo, Temanggung dan Magelang.

Baca Juga: Truk roti seruduk warung kopi di Terminal Kartasura, kendaraan milik pemandu lagu jadi korban

Dalam sehari, terangnya kapasitas produksi normal bisa mencapai sekitar 1,5 kuintal.

Namun pasca Lebaran, aktivitas produksi sempat terhenti sementara dan kini berjalan kembali berdasarkan pesanan.

Endang menjelaskan, usaha seperti ini lebih masuk dalam kategori perdagangan atau distribusi, bukan industri pengolahan bahan baku sesuai klasifikasi Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI).

Baca Juga: Heboh insiden ban bus Primajasa lepas lalu hantam apotek di Tasikmalaya, begini reaksi tak terduga warganet

Hal ini juga membuat pengawasan dan pendataan menjadi lebih kompleks.

Halaman:

Tags

Terkini