• Jumat, 12 Agustus 2022

Start dari Posisi 18, Enea Bastianini Bertekad Tampil Maksimal

- Minggu, 24 April 2022 | 13:35 WIB
Pebalap tim Gresini Racing MotoGP, Enea Bastianini saat menjalani kualifikasi MotoGP Portugal di Sirkuit Algarve, Sabtu (24/4/2022). (ANTARA/HO/MotoGP-Gresini Racing)
Pebalap tim Gresini Racing MotoGP, Enea Bastianini saat menjalani kualifikasi MotoGP Portugal di Sirkuit Algarve, Sabtu (24/4/2022). (ANTARA/HO/MotoGP-Gresini Racing)

JAKARTA, harianmerapi.com - Enea Bastianini bertekad tampil maksimal pada balapan MotoGP Portugal 2022 di Sirkuit Algarve, Minggu (24/4/2022) meski pebalap dengan nomor start 23 itu harus start dari posisi yang kurang ideal.

Pebalap tim Gresini Racing MotoGP yang didukung Federal Oil ini memegang kendali puncak klasemen MotoGP 2022, berdasarkan data yang dikutip dari laman resmi penyelenggara bakal mengawali balapan dari posisi 18, bahkan di bawah rekan satu timnya Fabio Di Giannantonio (Diggia) yang start posisi 15.

Di sirkuit sepanjang 4.592 meter tersebut pada sesi kualifikasi diguyur hujan, kondisi tersebut membuat Enea dan Diggia cukup kesulitan mengendalikan motor Ducati Desmosedici. Catatan waktu Diggia adalah 1:49,639 detik, sedangkan untuk Enea torehkan waktu 1:50,618 detik.

Baca Juga: Tips Merias Diri Supaya Tampil Menawan saat Lebaran

Saat kondisi lintasan yang mulai kering di beberapa bagian saat kualifikasi membuat Diggia berani mempertajam waktu dan bisa berada di posisi 15.

Sayangnya Enea yang juga menerapkan strategi seperti rekannya mengalami insiden yang padahal catatan waktunya kian menajam dan bisa berpotensi masuk rombongan Q2. Motor bernomor 23 tersebut terempas di tikungan 5 dan membuat pergelangan tangan kanan nyeri.

Enea Bastianini cukup menyayangkan insiden tersebut yang berdampak pebalap asal Italia itu tidak bisa masuk Q2. Pole position di MotoGP Portugal ini direbut oleh pebalap tim Pramac Ducati Johann Zarco disusul pebalap Suzuki Joan Mir dan Aleix Espargaro dari Aprilia Racing/RS-GP.

Baca Juga: Sebagian Besar Wilayah di Indonesia Cerah Berawan, BMKG : Jakarta dan Manokwari Hujan Ringan

"Jatuhnya sangat keras dan sayang sekali. Kami menyiapkan motor untuk catatkan waktu dengan ban basah dan bisa bagus. Kemudian saya melihat mulai mengering dan mencoba lagi dengan ban slick. Saya tak bisa mempertahankan kondisi ban cukup panas dan membuat saya melebar. Pergelangan tangan kanan sangat sakit beruntung tak ada yang dikhawatirkan. Kita akan siap menyerang nanti,” kata Enea dalam keterangan resminya.

Sementara Diggia mengakui saat hujan sulit untuk mengembangkan talentanya dan juga memahami karakter motor dan pebalap dengan nomor start 49 itu lebih memilih bermain aman.

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X