Bupati Sukoharjo Etik Suryani dalam kesempatan pemantauan banjir tersebut juga menyalurkan bantuan logistik kepada warga. Bantuan logistik diprioritaskan karena mendesak dibutuhkan warga ditengah kondisi rumah terendam air banjir.
Dampak banjir membuat warga sempat mengungsi ke tempat aman pada Selasa (14/4) malam. Namun sebagian warga sudah kembali ke rumah masing-masing pada Rabu (15/4) siang setelah banjir berangsur surut.
"Sebagian pengungsi terdampak banjir sudah pulang ke rumah masing-masing setelah air banjir surut," lanjutnya.
Warga Dukuh Keden, Desa Gentan, Kecamatan Baki Wawan Juniadi mengatakan, banjir dipicu hujan deras pada Selasa (14/4) siang hingga Rabu (15/4) dinihari. Air terlihat mulai masuk membanjiri rumah warga pada Selasa (14/4) petang dan terus naik hingga malam hari. Ketinggian air mencapai selutut orang dewasa.
"Air banjir di rumah saya sekitar 70-80 sentimeter. Banjir sempat surut pada Rabu (15/4) subuh tapi kembali naik lagi menjelang pagi," lanjutnya.
Wawan mengatakan, banjir yang terjadi sekarang parah dibanding kejadian serupa sebelumnya. Akibatnya sekitar 108 Kepala Keluarga (KK) di lingkungan rumahnya terdampak banjir.
"Warga masih tetap waspada terjadinya banjir susulan karena kondisi cuaca masih mendung gelap," lanjutnya. *