HARIAN MERAPI - Banyak cara untuk menaikkan brand dan sensasi dalam menikmati kuliner. Salah satunya di Banyoe Angkringan daerah Pulutan, Salatiga.
Bagi penikmat kuliner bisa menikmati sensasi bersama teman dam saudara di Banyoe Angkringan Pulutan Salatiga.
Di Banyoe Angkringan Pulutan Salatiga, pembeli bisa memilih sendiri aneka kuliner seperti bermacam-macam sate-satean, nasi bungkus daun pisang, aneka gorengan seperti angkringan pada umumnya.
Baca Juga: KM Kasman tenggelam, belum semua penumpang ditemukan, Gubernur Sulsel berharap semua selamat
Yang membedakan, ternyata di Banyoe Angkringan Pulutan Salatiga adalah si pembeli masak sendiri, bakar sendiri lalu bayar sendiri.
Sensasi ini bisa dibilang mengasyikan apalagi jika bersama pacar.
Tempe mendoan, rolade dan jajanan lain yang khusus bakar sendiri.
Banyoe Angkringan menyiapkan makanan lalu pembeli memesan tempat dam setiap meja ada tempat bakaran anglo dan kipas dan arang yang siap digunakan untuk membakar pesanan.
Baca Juga: Film KKN di Desa Penari versi baru, lebih menyeramkan dan durasinya lebih lama, ini alur ceritanya
Pengunjung masuk ke area lalu ambil makanan yang diinginkan lalu ke kasir membayar terus pesan minum ke meja yang diinginkan.
Kemudian pelayan membawakan arang yang siap untuk membakar makanan sudah dipesan sebelumnya.
"Asyiknya dan sensasi karena membakar sendiri. View alam dan persawahan di Salatiga dekat jalan lingkar selatan," ujar Vidya yang berkunjung bersama teman-temannya.
Harga juga pas di dompet anak muda, untuk sate-satean Rp 3.000 per tusuk, nasi daun pisang Rp 4.000 hingga Rp 5.000 tergantung isiannya, ayam atau cumi.
Baca Juga: Twitter sempat down di seluruh dunia, ini masalahnya